Dua Aksi Massa di Nabire Berlangsung Aman, Kapolres: Komunikasi Jadi Kunci Cegah Kemacetan dan Konflik

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE –Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, didampingi Dandim 1705/Nabire dan Komandan Lanal Nabire, menyampaikan apresiasi atas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan dua agenda aksi damai di Kabupaten Nabire, Senin (11/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres kepada sejumlah awak media usai seluruh rangkaian aksi berlangsung aman dan tertib.

Kapolres menjelaskan, dua agenda aksi yang berlangsung hari itu yakni aksi penyampaian aspirasi oleh Forum Peduli Masyarakat Nabire serta aksi dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) terkait perkembangan situasi “Dogiyai Berdarah”.

“Puji Tuhan, seluruh kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Aksi dari Forum Peduli Masyarakat Nabire berlangsung kurang lebih dua jam dengan situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.

Ia menambahkan, aksi dari IPMADO yang sebelumnya direncanakan berlangsung di lima titik akhirnya dapat diarahkan secara baik melalui dialog dan koordinasi intensif antara aparat keamanan dengan para koordinator lapangan (korlap).

Menurut Kapolres, pihak keamanan terus melakukan pendekatan persuasif guna menghindari potensi bertemunya dua kelompok massa dengan aspirasi berbeda yang dikhawatirkan dapat memicu gangguan Kamtibmas.

“Kami bersama seluruh personel TNI-Polri dan Satpol PP memberikan pemahaman kepada adik-adik mahasiswa sehingga mereka mau mendengarkan arahan aparat. Akhirnya titik-titik aksi tidak berjalan terpisah dan massa diarahkan menuju Kantor DPR Papua Tengah,” jelasnya.

Kapolres mengatakan, seluruh proses penyampaian aspirasi, termasuk perjalanan massa menuju Kantor DPR Papua Tengah, berlangsung aman tanpa adanya insiden berarti.

Ia juga mengajak seluruh kelompok masyarakat maupun mahasiswa agar selalu membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan dalam setiap agenda penyampaian aspirasi.

Baca Juga:  Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya

“Masyarakat Nabire menginginkan situasi aman dan damai. Karena itu kami berharap setiap ada agenda aksi, mari kita saling berkomunikasi, jangan menutup diri. Dengan komunikasi yang baik, maka penyampaian aspirasi bisa berjalan lebih cepat, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

AKBP Samuel D. Tatiratu mengungkapkan, aparat keamanan sempat mempertimbangkan risiko apabila aksi long march dilakukan dari beberapa titik berbeda karena berpotensi menyebabkan kemacetan panjang hingga kecelakaan lalu lintas.

“Tadinya ada rencana long march dari beberapa titik. Namun setelah kami memberikan pertimbangan terkait jarak tempuh, potensi kemacetan, dan risiko kecelakaan, akhirnya massa dapat diarahkan menuju satu titik dan situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Kapolres juga mengapresiasi seluruh personel pengamanan yang terlibat dalam pengawalan aksi damai tersebut, termasuk dukungan dari TNI dan Satpol PP.

Sementara itu, Komandan Lanal Nabire dalam keterangannya menegaskan pentingnya sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergitas TNI-Polri sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Nabire. Kami dari Lanal bersama Kodim akan terus mendukung Polres Nabire menjaga keamanan daerah ini,” ujarnya.

Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam menjaga kenyamanan masyarakat dan mendukung jalannya pembangunan di Kabupaten Nabire.

Hingga pukul 16.15 WIT, situasi keamanan di wilayah Nabire dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif berkat koordinasi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan aksi damai tersebut.(Red)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hancur! Jaringan Ganja Antar-Negara Bertekuk Lutut di Tangan Polda Papua Tengah
​Tak Berkutik, Begal Sadis di Jalan Padat Karya Akhirnya Diciduk Polisi
Sinergi TNI-Polri Perketat Keamanan di Dogiyai, Pastikan Kondusivitas Pasca-Pengumuman Kelulusan SMA
Cegah Bentrok Antar-Massa, Kapolres Nabire Tegaskan Netralitas dan Larang “Long March” Besok
Satu Anggota KKB Tersungkur dalam Baku Tembak Sengit di Papua Tengah, Begini Penjelasan Kapolda
Anggota KKB di Dogiyai Ditembak Mati Polisi Usai Rusak 3 Mobil
Teror di Jalanan: Polres Nabire Lumpuhkan Konvoi Brutal Pelajar yang Meresahkan Warga
Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Nabire Gelar Pertemuan dengan Komunitas Ojek Pasca-Maraknya Begal
Berita ini 233 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:59 WIB

Hancur! Jaringan Ganja Antar-Negara Bertekuk Lutut di Tangan Polda Papua Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:12 WIB

​Tak Berkutik, Begal Sadis di Jalan Padat Karya Akhirnya Diciduk Polisi

Senin, 11 Mei 2026 - 16:33 WIB

Dua Aksi Massa di Nabire Berlangsung Aman, Kapolres: Komunikasi Jadi Kunci Cegah Kemacetan dan Konflik

Senin, 11 Mei 2026 - 07:34 WIB

Sinergi TNI-Polri Perketat Keamanan di Dogiyai, Pastikan Kondusivitas Pasca-Pengumuman Kelulusan SMA

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:14 WIB

Cegah Bentrok Antar-Massa, Kapolres Nabire Tegaskan Netralitas dan Larang “Long March” Besok

Berita Terbaru

MRP Papua Tengah

Tabrak Oknum Nakal, Kapolda Papua Tengah Tuai Apresiasi MRP

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:20 WIB