Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Wakil Presiden RI, Gibran Raka Buming Raka  melakukan kunjungan strategis ke Pelabuhan Umum Nabire (Samabusa). Bukan sekadar seremoni, kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat tengah serius membenahi konektivitas di jantung Provinsi Papua Tengah. (20/4/2026).

Pelabuhan yang berlokasi di Distrik Teluk Kimi ini bukan pelabuhan biasa. Inilah gerbang logistik bagi delapan kabupaten sekaligus, di mana 80% kebutuhan pokok masyarakat bergantung pada arus bongkar muat di sini.

​Meski menyandang status sebagai salah satu pelabuhan terluas di Papua (143.110 m²), Pelabuhan Nabire mulai kewalahan menghadapi tingginya aktivitas ekonomi. Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ewonggen Kogoya, membeberkan fakta di lapangan kepada Wapres.

​”Saat dua atau tiga kapal bersandar bersamaan, kapasitas kami langsung mentok. Kami butuh pengembangan di sisi belakang untuk meningkatkan pelayanan,” ungkap Ewonggen.

Senada dengan itu, Jackson Banjarnahor selaku Petugas Fasilitas Pelabuhan, menjelaskan kendala teknis yang sering memicu keterlambatan distribusi:

​• Panjang Dermaga: Hanya 227 meter.

Baca Juga:  Satlantas Polres Nabire Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas Melalui Pengawasan Malam Hari

• ​Ukuran Kapal: Seringkali mencapai 177 meter.

​• Dampaknya: Jika kapal penumpang (Pelni) sedang bersandar, kapal kargo terpaksa “mengalah” dan mengantre di area labuh karena keterbatasan ruang.

Untuk mengurai kemacetan logistik tersebut, otoritas setempat mengusulkan penambahan dermaga sepanjang 250 meter yang akan dilengkapi dengan trestle baru. Rencana ini bertujuan agar alur dari kapal langsung terhubung ke area penumpukan barang, sehingga proses bongkar muat jauh lebih efisien.

Dalam peninjauan ini, Wapres didampingi oleh jajaran elit pejabat, mulai dari Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, hingga para Bupati di wilayah Papua Tengah.

​Kehadiran instansi pendukung seperti Lanal Nabire, Polairud, Balai Karantina, hingga Basarnas mempertegas bahwa pelabuhan ini adalah objek vital nasional. Harapannya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pelabuhan Nabire akan segera bertransformasi menjadi simpul transportasi modern yang mampu menekan biaya logistik di bumi Cendrawasih.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak
DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan
Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi
Kedepankan Dialog Humanis, Kapolres Nabire Sukses Kawal Aksi Damai Front Rakyat Bergerak
Perkuat Kamtibmas di Papua Tengah, Kapolsek Nabire Barat dan Tokoh Adat Tekankan Sinergi Keamanan
Menanti 10 Hari Lagi: 163 Keluarga di Lubuk Sidup Segera Punya Hunian Baru
​Kedepankan Dialog, Polri Rangkul Masyarakat Dogiyai Terkait Pembukaan Akses Jalan
Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda
Berita ini 455 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 06:25 WIB

Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri

Jumat, 17 April 2026 - 05:16 WIB

Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan

Jumat, 10 April 2026 - 06:54 WIB

Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi

Selasa, 7 April 2026 - 14:12 WIB

Kedepankan Dialog Humanis, Kapolres Nabire Sukses Kawal Aksi Damai Front Rakyat Bergerak

Berita Terbaru