Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengeluarkan imbauan tegas menjelang rencana aksi penyampaian aspirasi dari dua kelompok massa berbeda yang dijadwalkan berlangsung besok. (10/05/2026).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi kekacauan akibat titik temu dua kelompok dengan agenda yang bertolak belakang.
Kapolres Samuel mengonfirmasi bahwa kelompok IPMADO awalnya berencana menggelar orasi di enam titik berbeda sebelum menuju kantor DPRP Papua Tengah. Namun, keberadaan kelompok kedua di waktu yang bersamaan menciptakan risiko tinggi terjadinya gesekan fisik di lapangan.
Menanggapi situasi tersebut, AKBP Samuel menekankan bahwa Polres Nabire berdiri di posisi netral dan tidak memihak salah satu kelompok. Demi menjaga kondusifitas, kepolisian memberlakukan aturan yang adil bagi kedua belah pihak.
”Kami netral. Kami tidak memilih si A atau si B. Jika satu kelompok tidak melaksanakan long march, maka keduanya tidak diizinkan long march. Ini penting agar tidak muncul persepsi ketidaknetralan aparat,” tegas Kapolres dalam keterangannya, Minggu malam.
Kapolres juga menyayangkan sikap koordinator lapangan (Korlap) yang saat ini cenderung tertutup dan sulit untuk diajak komunikasi lebih lanjut guna koordinasi pengamanan.
Mengingat besok adalah hari pertama kerja di awal minggu, Kapolres meminta kerja sama para pendemo agar tidak melumpuhkan aksesibilitas jalan raya dan transportasi publik. Ia menyarankan agar massa tidak tersebar di banyak titik jalan, melainkan langsung menuju titik akhir.
”Kami mohon kepada para tokoh dan pimpinan DPRD/DPRP untuk membantu mengarahkan adik-adik kita. Alangkah baiknya jika massa langsung menuju halaman kantor DPRP Papua Tengah agar aspirasi tersampaikan tepat sasaran tanpa mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, AKBP Samuel mengingatkan bahwa menjaga keamanan Nabire bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kolektif pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
Polres Nabire telah menyiagakan personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tetap menjalankan aktivitas dengan waspada, sembari berharap koordinasi antar-korlap dapat berjalan baik demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













