Polres Nabire Dampingi Bapanas RI Pantau Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Keamanan sebuah wilayah tidak hanya diukur dari nihilnya angka kriminalitas, tetapi juga dari senyum warga saat berbelanja kebutuhan dapur tanpa rasa khawatir. Prinsip inilah yang mendasari langkah Polres Nabire saat mendampingi Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dalam inspeksi mendadak di Kabupaten Nabire, Jumat (7/2/2026).

Sejak pukul 09.00 WIT, personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire telah bersiaga. Bukan untuk pengejaran kriminal, melainkan memastikan bahwa rantai distribusi perut masyarakat tetap aman dari praktik spekulasi harga.

​Langkah kaki tim gabungan yang terdiri dari Bapanas, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan Dinas Perdagangan bermula di Pasar Sentral Kalibobo. Di tengah riuh rendah transaksi pasar, tim menyambangi beberapa titik strategis seperti Toko Reqal dan Toko Tiga Putri.

Petugas tidak hanya sekadar melihat, namun melakukan dialog dengan pedagang mengenai pasokan:

• ​Minyakita dan Beras: Menjadi sorotan utama untuk memastikan program subsidi tepat sasaran.

• ​Daging Sapi: Dipastikan ketersediaannya memenuhi permintaan pasar lokal.

Baca Juga:  Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Tak berhenti di pasar, pengawasan berlanjut ke hulu distribusi. Gudang CV Prima dan Gudang Inti Jaya menjadi sasaran pemeriksaan berikutnya. Di sini, personel Polres Nabire memastikan bahwa stok pangan tersimpan dengan baik dan jumlahnya mencukupi untuk kebutuhan warga beberapa waktu ke depan.

Kehadiran personel Polri di lapangan memberikan rasa aman baik bagi pemberi kebijakan maupun para pelaku usaha. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIT ini berjalan tanpa kendala berarti.

​”Pendampingan ini adalah komitmen kepolisian untuk memastikan tidak ada oknum yang bermain dengan stok bahan pokok, sehingga masyarakat Nabire bisa menikmati harga yang stabil,” ungkap salah satu perwakilan pengamanan di lapangan.

Melalui monitoring terpadu ini, terlihat jelas bahwa ketahanan pangan di Papua Tengah bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan kerja nyata lintas instansi yang dijaga ketat oleh aparat penegak hukum demi kesejahteraan rakyat.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Garisbawahi Tiga Rambu Utama Penguatan Perpukadesi
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat
​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan
Rektor UNRI Prof. Sri Indarti Hadiri Halal Bi Halal IKA UNRI di Tangerang, Terima Kalender PPWI Go To UN 2026
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:02 WIB

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:35 WIB

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:16 WIB

​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI

Rabu, 29 April 2026 - 11:40 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 23:37 WIB

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Berita Terbaru