MRP Kecam Kekerasan di Papua, Dorong Dialog Jaga Kamtibmas

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Jayapura – Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) dari unsur adat, Max Adnir Uhi, mengecam keras berbagai aksi kekerasan terhadap warga sipil yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Papua dalam beberapa waktu terakhir.

Max menyampaikan, MRP mengutuk tindakan pembunuhan terhadap pilot dan kopilot pesawat Smart Air yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan yang sangat memprihatinkan, terlebih korban diketahui telah lama mengabdi dan bekerja di Papua.

“Kami sangat mengutuk keras tindakan tersebut. Korban adalah warga sipil yang sudah lama mengabdi di Tanah Papua,” kata Max dalam keterangan di Jayapura.

Selain itu, MRP juga menyoroti kasus pembantaian warga sipil di Kabupaten Yahukimo, termasuk yang terjadi di lingkungan sekolah. Menurut dia, tindakan kekerasan di area pendidikan merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan karena sekolah merupakan tempat membangun masa depan generasi Papua.

“Sekolah adalah tempat mendidik anak-anak kita untuk membangun negeri ini. Kalau pendidikan terganggu karena rasa takut, maka masa depan Papua juga ikut terancam,” ujarnya.

Ia juga menyinggung peristiwa penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, yang semakin menambah daftar panjang gangguan keamanan di wilayah pegunungan Papua.

MRP, lanjutnya, mengajak seluruh pemangku kepentingan di Papua, mulai dari pemerintah daerah, DPRP, MRP, hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat, untuk duduk bersama dalam satu forum guna merumuskan langkah bersama menyikapi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:  Wapres Tinjau Pengembangan Bandara Nabire guna Perkuat Konektivitas di Papua Tengah

Menurut Max, kondisi keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan di Papua. Tanpa jaminan keamanan, proses pembangunan akan sulit berjalan optimal.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya TNI dan Polri. Kita semua, termasuk masyarakat, harus menjaga tanah Papua agar tetap aman dan damai,” katanya.

MRP juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz yang bertugas melakukan pengamanan di wilayah Papua, khususnya di daerah pedalaman dengan medan yang berat dan penuh tantangan.

Selain itu, pihaknya meminta pemerintah pusat serta jajaran TNI dan Polri, termasuk Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua, untuk terus memperkuat langkah pengamanan guna menjamin rasa aman bagi masyarakat.

Max mengungkapkan, situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk adanya sekolah di wilayah pegunungan yang terpaksa tutup karena guru dan siswa merasa khawatir.

“Kalau keamanan tidak terjamin, masyarakat menjadi resah dan aktivitas terganggu. Karena itu, mari kita duduk bersama dan menyampaikan pesan bahwa Papua tetap harus kita jaga sebagai tanah yang damai,” ujarnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga stabilitas keamanan demi masa depan Papua yang lebih baik.

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Panutan di Tanah Papua, Kepemimpinan “Humanis” Kapolres Nabire Tuai Pujian Setinggi Langit
Pastikan Nabire Tetap Kondusif, Kapolres dan Forkopimda Fasilitasi Aksi Aspirasi Mahasiswa Puncak
Wapres Tinjau Pengembangan Bandara Nabire guna Perkuat Konektivitas di Papua Tengah
Sinergi Pemprov Papua Tengah dan Gereja: Fokus pada Kedamaian dan Pengembangan SDM
DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan
Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi
Tito Karnavian Tak Main-Main, Bawa Pasukan Lengkap ke Raker Pemerintah
Sekda Nabire Berganti, Integritas Jadi Penekanan Utama
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:03 WIB

Jadi Panutan di Tanah Papua, Kepemimpinan “Humanis” Kapolres Nabire Tuai Pujian Setinggi Langit

Minggu, 26 April 2026 - 11:58 WIB

Pastikan Nabire Tetap Kondusif, Kapolres dan Forkopimda Fasilitasi Aksi Aspirasi Mahasiswa Puncak

Selasa, 21 April 2026 - 10:24 WIB

Wapres Tinjau Pengembangan Bandara Nabire guna Perkuat Konektivitas di Papua Tengah

Sabtu, 18 April 2026 - 09:33 WIB

Sinergi Pemprov Papua Tengah dan Gereja: Fokus pada Kedamaian dan Pengembangan SDM

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan

Berita Terbaru