Atasi Keterbatasan Hunian Layak, Kapolres Nabire Romong 27 Petak Asrama Polisi

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE — Di balik seragam gagah dan tugas berat menjaga keamanan negara, tersimpan realitas getir mengenai kesejahteraan prajurit Korps Bhayangkara di daerah. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, potret buram fasilitas hunian personel Polres Nabire akhirnya dibongkar dan diintervensi secara besar-besaran.

​Komitmen perbaikan ini ditegaskan langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, saat melakukan inspeksi mendadak untuk meninjau progres program bedah rumah warga sekaligus memeriksa kondisi riil asrama anggotanya, Senin (15/6/2026).

Usai memastikan program bedah rumah warga di Jalan Jakarta telah menyentuh angka 90 persen, Kapolres langsung mengalihkan fokusnya ke kompleks Asrama Polisi yang terletak tepat di depan Mapolres Nabire, Jalan Jenderal Sudirman. Di sanalah kondisi memprihatinkan itu terkuak.

Berdasarkan hasil peninjauan, ditemukan deretan rumah dinas yang kondisinya sangat kritis dan mengalami kerusakan struktural parah, sehingga dinilai tidak lagi aman dan layak untuk ditinggali oleh manusia.

Fakta Lapangan kekurangan hunian layak memaksa sejumlah personel Polres Nabire terlempar dari asrama. Hingga saat ini, banyak anggota yang terpaksa menguras kantong pribadi untuk tinggal di rumah kontrakan maupun kos-kosan akibat keterbatasan fasilitas kedinasan.

Menyikapi temuan yang mengkhawatirkan tersebut, Polres Nabire langsung mengambil langkah taktis dengan menginisiasi proyek rehabilitasi massal terhadap 27 petak rumah asrama.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan Strategis, Kapolda Papua Tengah Gelar Jumpa Media dan Siapkan Fasilitas Khusus Wartawan

“Kami segera melakukan perbaikan. Tahap awal dimulai dengan penggantian seng atap rumah,” tegas AKBP Samuel di sela-sela peninjauan.

​Tujuh unit di antaranya dikategorikan mengalami kerusakan berat, di mana strukturnya membutuhkan perombakan total demi menghindari risiko fatal bagi keselamatan penghuninya. Proyek kejar tayang ini ditargetkan wajib rampung dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu ke depan.

Kapolres Nabire menggarisbawahi bahwa pembiaran terhadap hunian yang tidak layak dapat berdampak buruk pada psikologis dan performa anggota di lapangan. Bagaimana mungkin seorang polisi bisa mengayomi masyarakat dengan fokus penuh, jika atap rumah tempat anak istrinya bernaung terancam bocor atau ambruk

​”Kami ingin anggota bisa tinggal dengan nyaman dan layak. Rumah-rumah yang kosong setelah direhab nantinya akan diprioritaskan bagi anggota yang memang membutuhkan, terutama mereka yang telah berkeluarga,” tambah AKBP Samuel.

Langkah agresif yang diambil oleh Polres Nabire ini menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan internal tidak lagi bisa ditunda. Program rehabilitasi asrama ini bukan sekadar seremoni estetika, melainkan wujud nyata bakti sosial sekaligus kritik reflektif internal dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kesejahteraan personel adalah fondasi utama mutlak sebelum menuntut pelayanan prima kepada masyarakat.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD
Kajari Nabire Lakukan Kunjungan Kerja ke Polres Nabire, Disambut Kapolres
Tangani Kasus Pembunuhan di Waroki, Kapolres Nabire Tegaskan Prosedur Hukum Anak Tak Bisa Sembarangan
Semarakkan HUT Ke-81 RI, Dandim 1705/Nabire Tanamkan Jiwa Nasionalisme Anak Lewat Lomba Gerak Jalan Indah
Polres Nabire Gelar 45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Remaja di Waroki, Unsur Perencanaan Masih Didalami
Hasil Operasi Sikat Noken 2026: Polres Nabire Ungkap 13 Kasus Kejahatan 3C dan Amankan 104 Sepeda Motor
Soal Sengketa Tanah KM 95–102, Front Simapitowa Desak DPR Papua Tengah Segera Bersikap
Maria Erari Tegaskan Tanah Papua Bertuan, Minta Satgas PKH Hargai Hak Ulayat di Makimi dan Mosairo
Berita ini 340 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Kajari Nabire Lakukan Kunjungan Kerja ke Polres Nabire, Disambut Kapolres

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:44 WIB

Tangani Kasus Pembunuhan di Waroki, Kapolres Nabire Tegaskan Prosedur Hukum Anak Tak Bisa Sembarangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 RI, Dandim 1705/Nabire Tanamkan Jiwa Nasionalisme Anak Lewat Lomba Gerak Jalan Indah

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Polres Nabire Gelar 45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Remaja di Waroki, Unsur Perencanaan Masih Didalami

Berita Terbaru