Jurnalpapuanews.com || NABIRE — Unjuk rasa penyampaian aspirasi oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Nabire, Papua Tengah, berlangsung aman, tertib, dan kondusif pada Sabtu. Pengawalan ketat namun humanis dari ratusan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP memastikan seluruh rangkaian aksi dari pagi hingga sore hari berjalan secara demokratis. (15/8/2026).

Aksi yang dimulai sejak pukul 06.00 WIT tersebut berpusat di kawasan Pasar Karang setelah sebelumnya bertitik kumpul di Sriwijaya dan Wadio. Massa yang menyampaikan aspirasi terkait isu regional tersebut kemudian bergerak menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah untuk menyerahkan aspirasi secara langsung.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, baik personel pengamanan maupun para koordinator lapangan aksi, yang dinilai mampu menjaga dinamika di lapangan dengan kepala dingin.
”Semuanya boleh berjalan dengan tertib. Meskipun sempat ada negosiasi yang lumayan panjang, itulah dinamika di lapangan. Kita bersyukur seluruh perjalanan massa menuju kantor DPRP hingga membubarkan diri dapat berjalan dengan baik,” ujar AKBP Samuel Tatiratu dalam keterangannya seusai pengamanan, Sabtu (15/3).
Sebanyak 790 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya penyampaian pendapat di muka umum tersebut. Personel pengamanan terdiri dari unsur Polres Nabire, jajaran Polda Papua Tengah, Brimob Yon A, Satgas ODC, Satpol PP Provinsi, serta dukungan penuh dari jajaran TNI Kodim, Korem, Zipur, dan Lanal Nabire.
Pihak kepolisian juga menyampaikan terima kasih atas arahan dari jajaran pimpinan Polda Papua Tengah serta kesiapan perwakilan anggota DPRP Papua Tengah yang menyambut dan menerima aspirasi masyarakat secara terbuka.
”Pendekatan yang kita gunakan adalah pengamanan yang harmonis, humanis, dan terukur. Terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah menjaga kedamaian Nabire tetap kondusif,” tutupnya.
(YM)
Editor : Nay berliana













