Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire merespons cepat laporan penemuan jenazah seorang pemuda di kawasan Pantai Kalibobo, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (20/2/2026) dini hari.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 00.10 WIT. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, penemuan bermula saat dua warga yang sedang mencari ikan di pesisir pantai melihat sosok mencurigakan di bawah sebuah pohon pada pukul 22.30 WIT.
Setelah dilakukan pengecekan menggunakan alat penerangan (senter), saksi mendapati korban dalam posisi tergantung dengan seutas tali yang melilit leher. Mengetahui hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada pihak keluarga dan aparat kepolisian.
Identitas Korban Pihak kepolisian telah mengonfirmasi identitas korban
• Inisial: AFSI
• Usia: 18 Tahun
• Asal: Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire
Menerima laporan masyarakat, personel Polres Nabire yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim IPTU Bogi Transtanto, S.H., bersama tim identifikasi segera tiba di lokasi untuk melakukan langkah-langkah kepolisian:
- Pengamanan TKP: Mensterilkan area penemuan guna kepentingan penyelidikan.
- Olah TKP: Tim identifikasi melakukan pemeriksaan teknis di titik penemuan jenazah.
- Pulbaket: Mengumpulkan bahan keterangan dan memeriksa sejumlah saksi mata.
- Koordinasi: Melakukan komunikasi intensif dengan pihak keluarga korban.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, tim dokter belum dapat memberikan kesimpulan definitif mengenai penyebab pasti kematian korban. Pihak medis menyarankan prosedur visum et repertum atau autopsi untuk hasil yang lebih akurat.
Namun, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa ini sebagai musibah. Keluarga korban memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum terkait penyebab kematian dan memilih untuk segera mengurus proses pemakaman secara kekeluargaan.

Polres Nabire mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
”Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwajib. Kejadian ini diharapkan menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan sesama,” ujar perwakilan Polres Nabire.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













