Perkuat Akuntabilitas Publik, Kapolres Nabire Klarifikasi Dinamika Pertambangan Rakyat

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan komitmen jajarannya untuk menyikapi dinamika pertambangan rakyat di Kabupaten Nabire secara terbuka dan berkeadilan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan strategis bersama insan pers di Mapolres Nabire pada Rabu (18/2).

Langkah ini diambil guna memperkuat sinergi antara kepolisian dan media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

​Dalam pernyataannya, AKBP Samuel menyatakan bahwa Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah sangat terbuka terhadap masukan maupun kritik dari masyarakat. Menurutnya, peran pers sangat krusial sebagai instrumen koreksi sosial.

​”Kami sangat terbuka terhadap saran dan kritik. Rekan-rekan pers adalah mitra kami untuk mengoreksi berbagai persoalan yang ada. Mari kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolres.

Kapolres secara tegas membantah adanya intervensi maupun pemberian izin terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah hukumnya. Ia menjelaskan bahwa imbauan untuk menggunakan saluran informasi resmi semata-mata dilakukan demi menjaga objektivitas informasi dan menghindari bias di ruang publik.

Baca Juga:  Ketegangan di Nabire: Pos PT Kristalin Eka Lestari Dibakar, Dua Orang Dilaporkan Tewas

​Ia juga mengklarifikasi terkait kesalahpahaman komunikasi yang sempat terjadi sebelumnya. Menurutnya, permintaan klarifikasi resmi bukanlah upaya kriminalisasi, melainkan prosedur untuk membuat suatu persoalan menjadi terang benderang.

Alih-alih sekadar melakukan penindakan represif, Kapolres Nabire lebih mendorong adanya solusi jangka panjang melalui jalur regulasi. Fokus utamanya

​• Penerbitan IPR: Mendorong pemerintah mempercepat regulasi Izin Pertambangan Rakyat.

• ​Edukasi Kolektif: Memberikan pemahaman hukum kepada pemilik hak wilayah dan pekerja tambang di lapangan.

​• Penegakan Hukum Terukur: Memastikan penertiban dilakukan secara humanis setelah regulasi dan edukasi berjalan optimal.

​”Indonesia adalah negara hukum, tidak ada yang kebal. Namun, penegakan hukum harus beriringan dengan edukasi dan regulasi yang berpihak pada keadilan sosial agar tidak memicu konflik baru,” tambahnya.

Menutup pertemuan tersebut, AKBP Samuel mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk duduk bersama dalam semangat musyawarah. Ia berharap pemetaan persoalan yang akurat dapat menghasilkan solusi yang menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus stabilitas keamanan di Nabire.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Polda Papua Tengah Rutin Bagikan Takjil ke Masyarakat Nabire
Nekat Jambret Ibu Rumah Tangga Demi Pesta Miras, Dua Pemuda di Nabire Diringkus Polisi
Aksi Humanis Satgas Damai Cartenz di Kulirik: Upaya Preventif Ciptakan Rasa Aman
Kapolres Nabire Jamin Stabilitas Keamanan Pasca-Kontak Tembak di Kali Harapan
Markas KKB Aibon Kogoya di Nabire Jatuh ke Tangan Aparat Gabungan TNI-Polri
Polda Papua Tengah Terapkan Restorative Justice dalam Konflik Kwamki Narama
Perkuat Gizi Anak 3T, Polri Bangun Dapur SPPG di Napan
Wamendagri: Dana Otsus Papua 2026 Tahap I Cair ke 16 Daerah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:07 WIB

Perkuat Sinergitas, Polda Papua Tengah Rutin Bagikan Takjil ke Masyarakat Nabire

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:19 WIB

Nekat Jambret Ibu Rumah Tangga Demi Pesta Miras, Dua Pemuda di Nabire Diringkus Polisi

Jumat, 6 Maret 2026 - 03:41 WIB

Aksi Humanis Satgas Damai Cartenz di Kulirik: Upaya Preventif Ciptakan Rasa Aman

Senin, 2 Maret 2026 - 06:55 WIB

Kapolres Nabire Jamin Stabilitas Keamanan Pasca-Kontak Tembak di Kali Harapan

Senin, 2 Maret 2026 - 06:15 WIB

Markas KKB Aibon Kogoya di Nabire Jatuh ke Tangan Aparat Gabungan TNI-Polri

Berita Terbaru

Internasional

UCAPAN TERIMA KASIH DARI DUBES RUSIA UNTUK PPWI

Minggu, 22 Mar 2026 - 03:00 WIB