Jurnalpapuanews.com || Nabire – Dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polres Nabire melaksanakan rangkaian kegiatan koordinasi, rapat lintas sektor, serta survei lokasi pembangunan Dapur SPPG Polri di wilayah hukum Polres Nabire pada 5 hingga 12 Februari 2026.

Kegiatan diawali dengan koordinasi antara Kapolres Nabire bersama pihak investor terkait rencana pembangunan Dapur SPPG Polri yang akan dibangun di sejumlah titik di Kabupaten Nabire. Dalam pertemuan tersebut dibahas komitmen pembangunan yang harus sesuai dengan ketentuan perizinan, tata ruang, serta standar kesehatan dan keamanan pangan.
Selanjutnya, Polres Nabire menggelar rapat koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Korwil MBG Nabire, serta instansi terkait guna memastikan tidak terjadi tumpang tindih wilayah layanan dan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Dalam rapat tersebut ditegaskan pentingnya verifikasi lokasi, legalitas investor, serta pelibatan masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP), dalam proses pembangunan maupun operasional dapur.
Rapat koordinasi lanjutan juga melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Satgas MBG, tokoh adat, dan unsur masyarakat. Pembahasan difokuskan pada standar bangunan dapur, pengelolaan limbah, sistem sanitasi, keamanan pangan, serta pengawasan berkala guna mencegah potensi keracunan makanan dan menjamin mutu gizi sesuai ketentuan.
Selain kegiatan rapat, Kapolres Nabire bersama jajaran dan tim MBG melaksanakan survei langsung ke sejumlah lokasi rencana pembangunan di Distrik Yaur, Distrik Napan, dan Distrik Wanggar. Dalam kunjungan tersebut dilakukan pengecekan lahan, pengukuran lokasi, serta tatap muka dengan tokoh adat dan masyarakat setempat untuk memastikan dukungan sosial terhadap program.
Dari hasil koordinasi dan survei, sebagian lokasi dinyatakan siap untuk proses pembangunan setelah memenuhi tahapan administrasi dan verifikasi akhir. Namun, terdapat satu lokasi di Distrik Wanggar yang masih dipending karena memerlukan koordinasi lanjutan terkait status wilayah 3T.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. Pembangunan Dapur SPPG Polri di wilayah Nabire diharapkan dapat memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program strategis nasional.
Editor : Yakop Mongan
Sumber Berita: Humas Polres Nabire













