Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Papua Tengah: Pancasila adalah Jangkar Moral di Tengah Disrupsi Global

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE  – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa serta bernegara.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi “bintang penuntun” yang menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan wilayah yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Di tengah ketidakpastian global, disrupsi teknologi, serta dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang, Pancasila tetap menjadi jangkar moral bangsa Indonesia.

“Dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan yang menyatukan, bukan sumber perpecahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam pidato Kepala BPIP.

Lebih lanjut, Indonesia diingatkan memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus mengambil peran dalam mendorong terciptanya perdamaian dan keadilan global, termasuk melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap bangsa-bangsa yang masih memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan.

Baca Juga:  Pastikan Nabire Tetap Kondusif, Kapolres dan Forkopimda Fasilitasi Aksi Aspirasi Mahasiswa Puncak

Menurut Yudian Wahyudi, nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam sila kedua Pancasila menjadi landasan kuat bagi Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian yang berkeadilan. Perdamaian bukan hanya dimaknai sebagai tidak adanya perang, tetapi juga hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau sekadar tulisan dalam buku sejarah, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Kepala BPIP juga menitipkan pesan kepada para menteri dan kepala daerah agar setiap kebijakan publik yang diambil selalu berlandaskan nilai keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memberikan perhatian kepada kelompok-kelompok yang paling membutuhkan. Selain itu, seluruh komponen bangsa diingatkan untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak persatuan serta harmoni kebangsaan.

Menutup pidatonya, Yudian Wahyudi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus meneguhkan komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!” demikian pesan penutup yang dibacakan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dalam upacara tersebut.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Papua Tengah berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud penghormatan terhadap ideologi bangsa yang telah menjadi pemersatu Indonesia sejak kemerdekaan. (Red)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD
​Papua Tengah Gelar Layanan Kesehatan Gratis: Dorong Masyarakat Sehat untuk Roda Pemerintahan yang Kuat
​Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemprov Papua Tengah Kebut Penyusunan RPPLH
Pemprov Papua Tengah Resmi Serahkan SK dan Ambil Sumpah Janji 843 PNS Formasi 2024
​Puji Kinerja Polri, Bupati Nabire: Keamanan Kebutuhan Utama Kita
Optimalkan Distribusi, Polres Nabire dan Instansi Terkait Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi
Polda Papua Tengah Gelar FGD Operasi Cinta Damai Noken di Nabire
Puspem Papua Tengah Baru Selesai 20%, Dua Wamen Langsung Tinjau Lokasi
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:07 WIB

​Papua Tengah Gelar Layanan Kesehatan Gratis: Dorong Masyarakat Sehat untuk Roda Pemerintahan yang Kuat

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:25 WIB

​Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemprov Papua Tengah Kebut Penyusunan RPPLH

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:35 WIB

Pemprov Papua Tengah Resmi Serahkan SK dan Ambil Sumpah Janji 843 PNS Formasi 2024

Rabu, 1 Juli 2026 - 04:51 WIB

​Puji Kinerja Polri, Bupati Nabire: Keamanan Kebutuhan Utama Kita

Berita Terbaru