Polda Papua Tengah Gelar FGD Operasi Cinta Damai Noken di Nabire

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Komitmen untuk menjaga stabilitas di provinsi baru terus diperkuat. Polda Papua Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Operasi Cinta Damai Noken 2026 yang bertajuk “Penguatan Sinergi Polri dan Tokoh Masyarakat Papua Tengah dalam Menjaga Kamtibmas yang Aman dan Damai” di Nabire, Kamis (11/6/2026).

​Acara ini bukan sekadar seremoni. Dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, forum ini menjadi ruang terbuka bagi para kepala suku, tokoh adat, agama, pemuda, hingga perwakilan paguyuban untuk “buka-bukaan” menyampaikan keluh kesah dan akar persoalan yang terjadi di akar rumput.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat, sejumlah tokoh menyampaikan persoalan krusial yang selama ini memicu gesekan di masyarakat.

Kepala Suku Mee Papua Tengah, Melkias Muyapa, menyoroti konflik tapal batas di Kapiraya yang melibatkan masyarakat Kamoro dan Mee. Ia meminta agar penyelesaian konflik lebih mengedepankan pendekatan adat dengan melibatkan kepala suku yang paham sejarah wilayah.

Perwakilan Suku Wolani, Harun Agimbau, menyuarakan tingginya angka pengangguran di delapan kabupaten. Selain itu, ia mengeluhkan aktivitas pertambangan yang sering kali masuk ke wilayah adat tanpa adanya kesepakatan yang jelas dengan pemilik hak ulayat.

Tokoh agama Protestan, Pdt. Junus Mabubedari, mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi hoaks. Ia juga mengusulkan pengaktifan kembali pos kamling dan peningkatan patroli di titik rawan.

Baca Juga:  Jelang Nobar Piala Dunia 2026, Kapolres Nabire Imbau Warga Jaga Keamanan dan Bijak Gunakan Call Center 110

Merespons berbagai keluhan tersebut, Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan bahwa pihak Kepolisian siap menjadi fasilitator dan mediator netral untuk menyelesaikan sengketa yang ada.

​“Kita perlu meningkatkan akses Orang Asli Papua (OAP) terhadap pendidikan kedinasan dan peluang rekrutmen pada institusi pemerintah, serta memperbanyak pelatihan keterampilan agar mereka mampu bersaing,” urai Kapolda.

Terkait keamanan lingkungan, Kapolda juga mengusulkan modernisasi pos pengamanan. “Selain pos kamling aktif, perlu didukung sarana berbasis teknologi, seperti pemasangan CCTV pada pos-pos keamanan untuk mempermudah pemantauan situasi,” tambahnya.

Apresiasi datang dari Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Nanci Karolin Warobay. Ia menilai, dalam waktu sekitar empat bulan menjabat, Kapolda Jermias Rontini telah membawa energi positif bagi stabilitas Papua Tengah. Namun, ia mengingatkan bahwa PR daerah ini masih banyak—mulai dari masalah kebersihan, distribusi BBM, hingga ketertiban lalu lintas—yang memerlukan kerja taktis lintas sektoral.

Senada dengan hal itu, Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Adii, menegaskan bahwa kedamaian yang awet hanya bisa tercipta jika masyarakat memiliki kesadaran hukum yang selaras. Tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan adalah nilai adat, ajaran agama, dan hukum positif negara.

​FGD Operasi Cinta Damai Noken 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kedamaian di Papua Tengah tidak bisa dibebankan ke pundak aparat keamanan saja, melainkan hasil gotong royong dan keterbukaan dari seluruh elemen masyarakat.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Dogiyai Bersihkan Rumah Ibadah
Polda Papua Tengah Serahkan Bantuan Pertanian dan Perikanan di Paniai
Berkas P-21, Tersangka Maut Nabire Resmi Diseret ke Kejaksaan
​Didampingi Kapolres Nabire, Kapolda Papua Tengah Beri Bantuan di Wapoga
Menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Gelar Aksi Donor Darah dan Rangkaian Bansos Sasar Ribuan Warga
Polres Dogiyai Terima Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026 dari Itwasda Polda Papua Tengah
Jelang Nobar Piala Dunia 2026, Kapolres Nabire Imbau Warga Jaga Keamanan dan Bijak Gunakan Call Center 110
Gempur Curanmor! Polres Nabire Gulung Pelaku Curanmor di Kampung Harapan
Berita ini 356 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:55 WIB

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Dogiyai Bersihkan Rumah Ibadah

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:41 WIB

Polda Papua Tengah Serahkan Bantuan Pertanian dan Perikanan di Paniai

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:42 WIB

Polda Papua Tengah Gelar FGD Operasi Cinta Damai Noken di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:48 WIB

​Didampingi Kapolres Nabire, Kapolda Papua Tengah Beri Bantuan di Wapoga

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:17 WIB

Menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Gelar Aksi Donor Darah dan Rangkaian Bansos Sasar Ribuan Warga

Berita Terbaru

Pemerintah

Polda Papua Tengah Gelar FGD Operasi Cinta Damai Noken di Nabire

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:42 WIB