Respons Cepat Tragedi Makimi: Kapolres Nabire Pimpin Personel Gabungan Evakuasi Korban

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Situasi keamanan di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mencekam pasca aksi kekerasan yang berujung pada penembakan dan pembakaran pos di area camp PT Kristalin, Kampung Lagari 2. Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., turun langsung memimpin operasi evakuasi di medan yang penuh risiko tersebut, Sabtu (21/2/2026).

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., turun langsung memimpin operasi evakuasi di medan yang penuh risiko
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., turun langsung memimpin operasi evakuasi di medan yang penuh risiko.

Laporan pertama kali diterima pihak kepolisian dari masyarakat sekitar pukul 15.00 WIT. Merespons cepat informasi tersebut, Polres Nabire segera mengerahkan kekuatan penuh yang didukung oleh ​Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC), Personel Polda Papua Tengah, ​Dukungan taktis dari TNI

Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan sterilisasi area melalui pengamanan perimeter. Fokus utama petugas adalah mengamankan masyarakat sipil di wilayah bawah camp sebelum menyisir titik utama kejadian.

​Dalam penyisiran di titik pusat api, petugas menemukan pemandangan tragis: dua jenazah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam reruntuhan pos.

Baca Juga:  Kajati Papua Dorong Penegakan Hukum Berbasis Kearifan Lokal di Papua Tengah

​”Kami menemukan dua jenazah dalam kondisi gosong. Saya memimpin langsung proses pengangkatan jenazah tersebut bersama anggota. Karena kondisi fisik yang rusak berat, identitas dan status korban belum dapat kami pastikan di lapangan,” ungkap AKBP Samuel D. Tatiratu.

Saat ini, kedua jenazah telah berada di RSUD Nabire. Tim medis akan melakukan prosedur identifikasi mendalam, termasuk:

​• Pemeriksaan Forensik.

• ​Uji DNA guna memastikan akurasi identitas korban.

Untuk mencegah eskalasi konflik, sebanyak 150 personel gabungan tetap disiagakan di titik-titik rawan, mulai dari area camp hingga wilayah Kilometer 50 ke atas.

​Kapolres menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah menjamin keselamatan warga yang masih berada di sekitar lokasi. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terhasut oleh provokasi yang belum jelas sumbernya.

(Ym)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI
Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri
Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak
DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan
Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi
Kedepankan Dialog Humanis, Kapolres Nabire Sukses Kawal Aksi Damai Front Rakyat Bergerak
Perkuat Kamtibmas di Papua Tengah, Kapolsek Nabire Barat dan Tokoh Adat Tekankan Sinergi Keamanan
Menanti 10 Hari Lagi: 163 Keluarga di Lubuk Sidup Segera Punya Hunian Baru
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:16 WIB

​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI

Senin, 20 April 2026 - 06:25 WIB

Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri

Jumat, 17 April 2026 - 05:16 WIB

Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan

Jumat, 10 April 2026 - 06:54 WIB

Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi

Berita Terbaru