Jurnalpapuanews.com || Nabire – Langkah segar diambil Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, demi mempererat hubungan dengan awak media. Mengusung semangat sinergi baru, ia mengumpulkan puluhan jurnalis dan pimpinan media lokal dalam sebuah agenda santai bertajuk jumpa pers guna membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan intens. (28/05/2026).

Acara yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan ini digelar di Aiman Cafe pada Kamis malam (28/5/2026), dengan dihadiri oleh lebih dari 30 jurnalis serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan posisi pers sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Jermias Rontini memaparkan refleksi kinerjanya yang telah memasuki bulan keempat menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah. Ia menegaskan komitmennya untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi aktif, serta sinergi lintas elemen dalam menjaga stabilitas wilayah.
Secara ksatria, Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers terkait adanya kendala komunikasi atau keterlambatan informasi yang terjadi selama ini. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang kehumasan Polda yang tergolong baru, menjadi tantangan tersendiri.
”Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyampaian informasi kepada rekan-rekan media. Untuk itu kami meminta maaf apabila selama ini ada keterlambatan komunikasi maupun informasi yang belum tersampaikan secara maksimal,” ujar Brigjen Pol. Jermias Rontini terbuka.
Meski menghadapi keterbatasan personel, Kapolda menegaskan bahwa pembenahan sistem komunikasi publik tetap menjadi prioritas utama demi hubungan yang lebih baik ke depan.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kerja-kerja jurnalistik, Brigjen Pol. Jermias Rontini membawa angin segar bagi para pencari berita. Polda Papua Tengah berencana menyiapkan ruang konferensi pers khusus bagi insan pers. Bahkan, jika diperlukan, pihak Polda siap membangun fasilitas baru yang representatif untuk menunjang aktivitas peliputan.
”Kami ingin hubungan dengan insan pers semakin baik. Jika memang diperlukan, kami akan siapkan conference room khusus untuk rekan-rekan media agar komunikasi dan penyampaian informasi bisa berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Untuk wilayah Nabire, Kapolda menyarankan para jurnalis melakukan konfirmasi langsung kepada Kapolres setempat guna mendapatkan data yang lebih cepat dan akurat. Langkah ini diharapkan mampu meminimalisasi simpang siur informasi di tengah masyarakat.
Di akhir dialog, Jenderal Bintang Satu ini juga mengingatkan pentingnya validasi data sebelum menyajikan berita, terutama yang bersifat tendensius dan berpotensi memicu persepsi negatif. Ia mengajak media untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah melalui produk jurnalistik yang edukatif, berimbang, dan bertanggung jawab.
Pertemuan interaktif yang membahas mulai dari penguatan koordinasi antarinstansi hingga isu kamtibmas terkini ini, diharapkan menjadi titik awal kolaborasi yang solid dalam menciptakan situasi Papua Tengah yang aman, kondusif, dan damai.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













