Langkah Strategis Polda Papua Tengah Rangkul Tokoh Agama untuk Jaga Kedamaian

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Nabire – Polda Papua Tengah menggelar audiensi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Papua Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Papua Tengah, Jumat (5/6/2026).

Audiensi itu dipimpin Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini dan didampingi Wakapolda Kombes Gustav R Urbinas serta dihadiri dihadiri Ketua FKUB Papua Tengah Drs. Ignatius Robertus Adii, B.A., M.MPd., beserta sekretaris dan anggota FKUB Papua Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa FKUB merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah.

“FKUB merupakan partner strategis kami dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. Beberapa program FKUB juga sudah sejalan dengan program kepolisian, salah satunya kegiatan kebersihan rumah ibadah yang menjadi bagian dari upaya membangun toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga keamanan daerah. Melalui sinergi tersebut, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

Kapolda juga membuka ruang bagi FKUB untuk memberikan masukan terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di Papua Tengah.

“Kami membutuhkan masukan dari FKUB mengenai apa yang perlu dilakukan Polda Papua Tengah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Tadi disampaikan ada beberapa titik di Nabire yang rawan aksi begal. Ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” katanya.

Selain membahas situasi keamanan, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai program kolaboratif yang dapat dilaksanakan bersama, mulai dari penyuluhan, dialog lintas agama, edukasi masyarakat, hingga kegiatan sosial yang melibatkan tokoh agama dan kepolisian.

Baca Juga:  Satgas Damai Cartenz 2026 Perkuat Pendekatan Humanis Melalui Patroli Dialogis di Paniai

Kapolda menegaskan bahwa pendekatan dialog akan terus dikedepankan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kami mengutamakan dialog untuk meredam setiap persoalan agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Dengan komunikasi yang baik dan dukungan FKUB, berbagai permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan bijaksana,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan yang diberikan Kapolda Papua Tengah dalam menerima audiensi tersebut.

“Kami sangat menantikan pertemuan ini. Hari ini Bapak Kapolda bersama jajaran menerima kami dengan sangat baik. Sejumlah program telah kami bahas bersama demi mendukung terciptanya Papua Tengah yang aman dan damai,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama antara aparat keamanan dan tokoh-tokoh agama. Polda Papua Tengah memiliki peran dalam menjaga keamanan, sementara FKUB berkontribusi melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan rohani kepada masyarakat.

“Kami ingin menyinkronkan langkah bersama. Polda dari sisi pengamanan, sementara FKUB dari sisi pembinaan rohani. Jika keduanya berjalan seiring, maka harapan mewujudkan Papua Tengah yang damai akan semakin mudah tercapai,” katanya.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas berbagai persoalan sosial yang masih menjadi perhatian, seperti aksi kriminalitas jalanan, penyalahgunaan minuman keras, serta upaya pencegahan konflik sosial di tengah masyarakat.

“FKUB dan Polda Papua Tengah juga menyepakati sejumlah program kolaborasi, di antaranya penyuluhan kepada masyarakat, dialog lintas agama, pemasangan baliho edukatif, hingga kegiatan-kegiatan yang mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif. Tadi ada sekitar 9 kegiatan pokok yang disepakati,” lugasnya.

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Nabire Lakukan Kunjungan Kerja ke Polres Nabire, Disambut Kapolres
​Pimpin Apel Kesiapan, Kapolres Nabire Minta Personel Amankan Aspirasi Warga Secara Profesional
Cegah Spekulasi, Polres Nabire Minta Foto Korban dan Pelaku Waroki Tak Disebarkan
Aksi Damai Mahasiswa Intan Jaya di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi
Buka Ruang Dialog, Kapolres Nabire Utamakan Negosiasi Humanis Kawal Aksi Massa
Perkuat Standar Pengamanan Nasional, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Jalin Kemitraan Strategis dengan PT ABB
Pelimpahan Tersangka Don Ritto beserta Barbuk ke Kejaksaan Hari Ini Dikawal Pengamanan Ketat
Polres Nabire Ringkus Dalang Utama Sindikat Curas dan Kejahatan 3C
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Kajari Nabire Lakukan Kunjungan Kerja ke Polres Nabire, Disambut Kapolres

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:01 WIB

​Pimpin Apel Kesiapan, Kapolres Nabire Minta Personel Amankan Aspirasi Warga Secara Profesional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Cegah Spekulasi, Polres Nabire Minta Foto Korban dan Pelaku Waroki Tak Disebarkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:27 WIB

Aksi Damai Mahasiswa Intan Jaya di Nabire Berlangsung Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:36 WIB

Buka Ruang Dialog, Kapolres Nabire Utamakan Negosiasi Humanis Kawal Aksi Massa

Berita Terbaru