Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Sebuah pemandangan luar biasa terjadi di lapangan upacara Papua Tengah pada Selasa (7/4) sore. Yance, seorang anggota Satpol PP Provinsi Papua Tengah, mendadak menjadi sorotan setelah melakukan aksi spontan yang berani demi memastikan bendera Merah Putih dapat diturunkan dengan sempurna
Insiden bermula saat sejumlah anggota piket dari Polres Nabire tengah menjalankan tugas rutin upacara penurunan bendera. Kondisi awalnya berjalan normal, hingga tiba-tiba tali pengait bendera terputus di tengah prosesi.
Kejadian ini sempat membuat suasana menjadi tegang karena bendera tertahan di posisi yang sulit, sehingga proses penurunan tidak dapat dilanjutkan secara teknis.
Melihat kendala tersebut, Yance yang berada di lokasi tidak tinggal diam. Tanpa menunggu instruksi lama dan mengesampingkan risiko keselamatan diri, ia langsung berlari menuju tiang bendera dan memanjatnya.
Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa Yance memanjat dengan sangat sigap meski tiang tersebut cukup tinggi. Dengan penuh konsentrasi, ia berhasil meraih ujung tali yang terputus dan membawa Sang Merah Putih turun dengan aman ke pelukan petugas.
”Melihat situasi tersebut, Yance langsung berinisiatif memanjat tiang bendera tanpa ragu. Dengan penuh keberanian, ia berhasil menurunkan bendera dengan aman,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Aksi cepat tanggap Yance ini menuai decak kagum dari rekan sejawat dan masyarakat yang menyaksikan. Tindakannya dianggap sebagai wujud nyata dari dedikasi dan jiwa nasionalisme yang tinggi, melampaui sekadar tuntutan tugas administratif.
Hingga berita ini diturunkan, aksi heroik Yance terus mendapat apresiasi positif di media sosial sebagai pengingat akan pentingnya kesigapan dalam menjaga kehormatan simbol negara.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













