Aksi KNPB di Nabire Selesai Lebih Cepat dan Kondusif, Kapolres Apresiasi Komunikasi Korlap

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Aksi penyampaian aspirasi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama gabungan komponen perjuangan Papua di halaman Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Senin (3/8/2026), berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ratusan massa yang menggelar long march dari tujuh titik di Kota Nabire membubarkan diri secara teratur usai membacakan pernyataan sikap politik mereka.

Massa mulai memadati halaman Kantor MRP Papua Tengah sekitar pukul 11.13 WIT. Sebelum membubarkan diri pukul 13.20 WIT, perwakilan KNPB secara bergantian menyampaikan orasi di hadapan sejumlah anggota MRP Papua Tengah yang hadir mendengarkan dan menerima aspirasi tersebut.

Dokumen sikap politik bertanggal 3 Agustus 2026 yang dibacakan usai orasi memuat pandangan KNPB terkait situasi politik dan kemanusiaan di tanah Papua:

​Penegasan Nasib Sendiri: Menegaskan sikap terkait hak penentuan nasib sendiri bagi masyarakat Papua berdasarkan sejarah politiknya.

Penolakan Pepera 1969: Menyatakan menolak hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969.

​Desakan ke PBB: Mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meninjau kembali resolusi Perjanjian New York 1962 dan pelaksanaan Pepera 1969.

​Akses Bantuan Kemanusiaan: Meminta lembaga internasional seperti International Committee of the Red Cross untuk mendorong dibukanya akses bantuan kemanusiaan ke Papua serta mengedepankan penyelesaian konflik secara damai dan demokratis.

​Dukungan Pasifik: Mengajak negara-negara anggota Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF) memberikan perhatian khusus terhadap situasi Papua.

​Konsolidasi Internal: Menyerukan masyarakat Papua memperkuat persatuan dalam menghadapi persoalan hak-hak masyarakat adat.

Baca Juga:  ​Kado Spesial Hari Bhayangkara, Polda Papua Tengah Terima Sertifikat Lahan Makopolda Seluas 34 Hektare

Aksi berjalan aman berkat komunikasi terbuka antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan koordinator lapangan (korlap) KNPB. Jalannya pengamanan dipantau langsung oleh Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Gustav Urbinas, Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu, serta Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, menyampaikan apresiasinya atas kedewasaan seluruh pihak yang terlibat hingga aksi selesai lebih cepat dari estimasi.

​”Puji Tuhan, Alhamdulillah, seluruh rangkaian penyampaian aspirasi dari pukul 08.00 hingga 13.20 WIT berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Ini berkat kerja sama TNI, Polri, pemda, para tokoh masyarakat, serta komunikasi yang baik dengan rekan-rekan KNPB,” ujar Samuel.

​Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Nabire yang tetap beraktivitas normal dan tidak terpengaruh oleh berbagai isu provokatif yang sempat beredar sebelum aksi digelar.

Di samping itu, Kapolres Nabire meluruskan isu viral yang menyebut adanya peserta aksi yang ditangkap oleh jajaran Polres Nabire.

​”Informasi itu tidak benar. Tidak ada peserta yang diamankan karena unjuk rasa. Yang terjadi adalah penanganan murni kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah satu peserta aksi dengan pengguna jalan lain. Prosesnya sesuai prosedur kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

​Hingga sore hari, situasi di Kota Nabire dan sekitar Kantor MRP Papua Tengah terpantau aman, damai, dan beraktivitas normal.

(YM)

Editor : Nay berliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD
Tangani Kasus Pembunuhan di Waroki, Kapolres Nabire Tegaskan Prosedur Hukum Anak Tak Bisa Sembarangan
Semarakkan HUT Ke-81 RI, Dandim 1705/Nabire Tanamkan Jiwa Nasionalisme Anak Lewat Lomba Gerak Jalan Indah
Polres Nabire Gelar 45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Remaja di Waroki, Unsur Perencanaan Masih Didalami
Hasil Operasi Sikat Noken 2026: Polres Nabire Ungkap 13 Kasus Kejahatan 3C dan Amankan 104 Sepeda Motor
Soal Sengketa Tanah KM 95–102, Front Simapitowa Desak DPR Papua Tengah Segera Bersikap
Maria Erari Tegaskan Tanah Papua Bertuan, Minta Satgas PKH Hargai Hak Ulayat di Makimi dan Mosairo
​Pimpin Apel Kesiapan, Kapolres Nabire Minta Personel Amankan Aspirasi Warga Secara Profesional
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Gelar Monitoring Meja Semester I, Sekda Papua Tengah Soroti Capaian Otsus dan Kinerja OPD

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:44 WIB

Tangani Kasus Pembunuhan di Waroki, Kapolres Nabire Tegaskan Prosedur Hukum Anak Tak Bisa Sembarangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 RI, Dandim 1705/Nabire Tanamkan Jiwa Nasionalisme Anak Lewat Lomba Gerak Jalan Indah

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Polres Nabire Gelar 45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Remaja di Waroki, Unsur Perencanaan Masih Didalami

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Hasil Operasi Sikat Noken 2026: Polres Nabire Ungkap 13 Kasus Kejahatan 3C dan Amankan 104 Sepeda Motor

Berita Terbaru