Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepolisian Resor Nabire menggelar aksi sosial berupa program bedah rumah. Hunian baru yang kini jauh lebih layak tersebut diserahkan langsung kepada Bapak Yulius danomira, warga Kabupaten Nabire, Papua Tengah. (30/6/2026).

Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si., didampingi oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, serta perwakilan tokoh masyarakat dan agama setempat.

Dalam laporannya, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengungkapkan bahwa pemilihan rumah Bapak Ulis didasarkan pada hasil survei langsung yang dilakukannya bersama Wakapolres beserta jajaran di berbagai titik.
Sebelum dibedah, kondisi rumah pasutri tersebut sangat memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni.
• Ukuran Semula: Hanya berkisar 2,5 x 6 meter.
• Kondisi Fisik: Struktur bangunan sudah miring, atap mengalami kebocoran parah, dan dinding rumah rapuh hingga mudah lepas saat disentuh.
”Melihat kondisi tersebut, kami bersama rekan-rekan perwira langsung memutuskan untuk mengambil tindakan. Pengerjaan bedah rumah ini berlangsung kurang lebih hampir tiga bulan, dimulai sejak 27 Maret hingga selesai kemarin,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi mendalam atas gotong royong dan sumbangsih seluruh personel Polres Nabire serta para donatur yang bergerak atas dasar kemanusiaan.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua Tengah Brigadir Jenderal Polisi Jeremias Rontini memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Nabire dan jajaran, serta para tukang dan relawan yang berhasil merampungkan target pembangunan tepat waktu sebelum 1 Juli.
Menurut Kapolda, penyerahan kunci ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan simbol hadirnya harapan baru bagi keluarga yang membutuhkan.
”Rumah yang dulunya kotor, rapuh, dan tidak layak huni, hari ini telah berubah menjadi rumah yang lebih manusiawi untuk ditinggali. Rumah adalah tempat pulang yang paling aman, tempat anak-anak belajar, tempat keluarga berdoa, dan tempat orang tua melepas lelah,” tutur Brigjen Pol. Jeremias Rontini.
Mengakhiri sambutannya, Jenderal bintang satu tersebut menitipkan pesan menyentuh kepada Bapak Ulis dan Ibu Umira agar merawat hunian baru ini dengan sebaik-baiknya. Beliau menegaskan bahwa rumah ini merupakan amanah dari kepolisian dan masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian berharap, dengan adanya rumah yang baru, ketenangan, kesehatan, serta rezeki keluarga dapat semakin membaik, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi masa depan dan pendidikan anak-anak mereka. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pendeta setempat serta penyerahan kunci rumah secara simbolis.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













