Seskab Teddy: Bantah MBG kurangi Program dan Anggaran Pendidikan, bahkan Ditambah

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Jakarta – Anggaran dan program pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah dan terus ditingkatkan untuk mendorong kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam menanggapi isu terkait pengurangan anggaran pendidikan dikarenakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” jelas Seskab Teddy dalam keterangannya di hadapan awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Seskab Teddy memaparkan bahwa program strategis pendidikan yang telah berjalan sebelumnya dipastikan tetap berjalan secara berkelanjutan. Seskab Teddy, lebih lanjut, menekankan komitmen pemerintah dalam menambah program-program yang berkaitan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa.

“Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan, ada Program Indonesia Pintar berjalan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy memaparkan upaya pemerintah dalam memperbaiki dan menambah infrastruktur penunjang pendidikan. Dalam hal ini, Seskab Teddy menggarisbawahi langkah Presiden Prabowo dalam membangun sekolah rakyat untuk memberikan kesempatan sekolah bagi seluruh anak bangsa.

“Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau mungkin bahkan dia tidak pernah sekolah, disekolahkan di sekolah rakyat. Diberi penginapan, diberi pendidikan, diberi makan, gizi, dan dijamin kesehatannya. Per sekarang, tahun lalu, dalam satu tahun saja, sudah hampir sampai 16.000 sampai 20.000 siswa. Ada 166 sekolah. Tahun ini, akan dibangun lagi 100 sekolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Lantik Pejabat Papua Tengah, Gubernur Pertegas Pakta Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan

Selain membangun sekolah rakyat, pemerintah juga terus berupaya untuk memperbaiki bangunan sekolah yang ada di seluruh Indonesia. Seskab Teddy memaparkan hingga tahun 2025, sekitar 16 ribu sekolah di seluruh Tanah Air telah diperbaiki dengan anggaran sekitar Rp 17 triliun.

“Belum lagi nanti ada sekolah Garuda. Ada sekolah terintegrasi. Ada pembangunan kampus-kampus baru yang Pak Presiden ingin buat. Sedang berjalan,” sambungnya.

Dalam upaya pengembangan teknologi pembelajaran, Seskab Teddy menuturkan bahwa pemerintah juga turut mengadakan televisi digital yang disalurkan ke sekolah-sekolah di Tanah Air. “Jumlahnya tahun 2025 sudah 280.000 TV,” sambungnya.

Rangkaian kebijakan tersebut menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Program MBG hadir bukan sebagai pengganti, melainkan pelengkap untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun generasi unggul, di mana pemenuhan gizi, akses pendidikan, dan kualitas pembelajaran berjalan beriringan sebagai satu kesatuan kebijakan pembangunan nasional.

Editor : Yakop Mongan

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ringankan Beban Warga Sambut Idulfitri, Wakil Bupati Nabire Tinjau Pasar Murah Kolaborasi Polri-Bulog
Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Eskalasi Global, Polri Gelar Operasi Ketupat Noken 2026: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”
Jelang Ramadhan 2026, Tim Gabungan Gelar Sidak SPBU di Nabire Guna Antisipasi Penimbunan BBM
Terima Kunjungan DPD RI, Wakapolda Papua Tengah Bahas Akselerasi Pembangunan Markas Definitif
Hormati Idul Fitri dan Nyepi, Bupati Nabire Instruksikan Larangan Total Miras
Presiden Prabowo Panggil Menko Pangan, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman saat Ramadan dan Jelang Lebaran
Kemendagri Dorong Penyusunan Indikator Bersama untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi serta Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran
Ungkap Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito: Jumlah Pengungsi Turun Signifikan
Berita ini 22 kali dibaca
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di hadapan awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:29 WIB

Ringankan Beban Warga Sambut Idulfitri, Wakil Bupati Nabire Tinjau Pasar Murah Kolaborasi Polri-Bulog

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:31 WIB

Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Eskalasi Global, Polri Gelar Operasi Ketupat Noken 2026: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:22 WIB

Jelang Ramadhan 2026, Tim Gabungan Gelar Sidak SPBU di Nabire Guna Antisipasi Penimbunan BBM

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:16 WIB

Terima Kunjungan DPD RI, Wakapolda Papua Tengah Bahas Akselerasi Pembangunan Markas Definitif

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:35 WIB

Hormati Idul Fitri dan Nyepi, Bupati Nabire Instruksikan Larangan Total Miras

Berita Terbaru