Lantik Pejabat Papua Tengah, Gubernur Pertegas Pakta Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Gubernur Papua Tengah memberikan arahan tegas dalam acara pelantikan pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dalam pidatonya, Gubernur menekankan bahwa sebagai provinsi baru, fokus utama saat ini adalah meletakkan fondasi pembangunan yang kuat melalui kerja nyata di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. (14/02/2026).

Gubernur mengingatkan jajarannya bahwa masyarakat menanti bukti kerja, bukan sekadar retorika. Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah adalah memastikan layanan dasar menyentuh masyarakat.

​”Kita sudah berjanji kepada masyarakat untuk bekerja. Sekolah harus jalan, kesehatan jalan, pertumbuhan ekonomi jalan, dan bagaimana kita menciptakan kedamaian di negeri ini. Di luar itu, tidak ada visi-misi lain yang lebih penting,” tegas Gubernur di hadapan para pejabat yang dilantik.

Salah satu poin krusial dalam arahan tersebut adalah komitmen terhadap transparansi pengisian jabatan. Gubernur memastikan pembagian porsi jabatan telah diatur secara proporsional, yakni 70% untuk Orang Asli Papua (OAP) dan 30% untuk non-OAP.

Baca Juga:  Momen Haru Pisah Sambut Kapolda Papua Tengah: Menjaga Keberlanjutan Kedamaian di Bumi Cendrawasih

Gubernur juga memperkenalkan pendekatan budaya ‘Dapapo’ atau prinsip bagi rata dalam distribusi peran antar-kabupaten.

• ​Keadilan Wilayah: Distribusi jabatan mencakup perwakilan dari Kabupaten Paniai, Deiyai, Nabire, dan wilayah lainnya.

​• Transparansi: Data penempatan pejabat akan dibuka secara transparan kepada publik untuk menghindari kecurigaan.

• ​Sinergi: Gubernur mengingatkan bahwa peluang pengabdian tidak hanya ada di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat kabupaten.

Menjaga marwah pemerintahan menjadi sorotan utama. Gubernur mengibaratkan organisasi seperti ikan yang “busuk dari kepalanya”. Oleh karena itu, ia menuntut para pimpinan dinas untuk menjadi teladan bagi bawahannya.

​Sebagai langkah konkret, akan diterapkan Pakta Integritas berjenjang dari tingkat Kepala Dinas hingga Kepala Seksi. Gubernur juga tidak segan-segan memberikan sanksi tegas bagi pejabat yang melakukan pelanggaran moral maupun administratif.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Panutan di Tanah Papua, Kepemimpinan “Humanis” Kapolres Nabire Tuai Pujian Setinggi Langit
Pastikan Nabire Tetap Kondusif, Kapolres dan Forkopimda Fasilitasi Aksi Aspirasi Mahasiswa Puncak
Wapres Tinjau Pengembangan Bandara Nabire guna Perkuat Konektivitas di Papua Tengah
Sinergi Pemprov Papua Tengah dan Gereja: Fokus pada Kedamaian dan Pengembangan SDM
DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan
Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi
Tito Karnavian Tak Main-Main, Bawa Pasukan Lengkap ke Raker Pemerintah
Sekda Nabire Berganti, Integritas Jadi Penekanan Utama
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:03 WIB

Jadi Panutan di Tanah Papua, Kepemimpinan “Humanis” Kapolres Nabire Tuai Pujian Setinggi Langit

Minggu, 26 April 2026 - 11:58 WIB

Pastikan Nabire Tetap Kondusif, Kapolres dan Forkopimda Fasilitasi Aksi Aspirasi Mahasiswa Puncak

Selasa, 21 April 2026 - 10:24 WIB

Wapres Tinjau Pengembangan Bandara Nabire guna Perkuat Konektivitas di Papua Tengah

Sabtu, 18 April 2026 - 09:33 WIB

Sinergi Pemprov Papua Tengah dan Gereja: Fokus pada Kedamaian dan Pengembangan SDM

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan

Berita Terbaru