Gubernur Papua Tengah Soroti 5 Prioritas Pembangunan saat Tatap Muka di Dogiyai

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 03:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || DOGIYAI, PT — Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengajak seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Dogiyai untuk memperkuat persatuan, saling menghormati, dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Meki Nawipa saat melakukan tatap muka dengan jajaran ASN dan masyarakat Kabupaten Dogiyai di Aula Kingmi Digikotu, Mowanemani, Senin (7/9/2026) siang.

Menurut Meki, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keberhasilan berbagai program pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, ASN, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Bicara dari hati ke hati, dari mata ke mata. Kita bersatu, kita bisa membangun. Jika kita fokus pada kelebihan satu sama lain, kita bisa membangun lebih baik bersama,” tegas Meki.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan lima hal strategis yang perlu menjadi perhatian bersama dalam mendorong kemajuan Kabupaten Dogiyai, yakni penguatan pendidikan, pembangunan infrastruktur dan hunian layak, pengembangan ekonomi kerakyatan, literasi digital, serta persatuan masyarakat.

Meki mengatakan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan Dogiyai. Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai akan memperkuat perencanaan dan sinergi program pendidikan agar peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Mulai tahun depan, sinergi program MAPEGA dengan sekolah menengah (SMPSM) akan diperkuat melalui penempatan tenaga pengajar yang berkualitas.

Pemprov Papua Tengah juga berkomitmen menyediakan 34 formasi tenaga kerja bagi pemuda lokal serta melanjutkan pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk gedung SEM 2.

Menurut Meki, pembangunan sarana pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan peserta didik.

“Pendidikan adalah investasi untuk menyiapkan generasi muda agar ke depan mereka mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Selain pendidikan, pembangunan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian pemerintah. Meki menyebut jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-80, Polres Dogiyai Jaga Persatuan Lewat Doa Lintas Agama

Pemerintah juga akan mendorong distribusi bahan bangunan agar dapat menjangkau masyarakat di wilayah pegunungan hingga pesisir.

Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperbaiki maupun membangun hunian yang lebih layak dan aman.

Dalam bidang ekonomi, Gubernur mendorong penguatan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan.

Meki menjelaskan, hasil pertanian masyarakat dapat disalurkan kepada koperasi untuk dipasarkan. Dengan pola tersebut, rantai ekonomi diharapkan memberikan nilai tambah dan manfaat langsung kepada petani.

“Dengan pola ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia berharap koperasi dapat berkembang tidak hanya sebagai lembaga administratif, tetapi menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kampung dan distrik.

Menyikapi perkembangan teknologi informasi, Meki juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar menggunakan media sosial secara bijak dan produktif.

Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, mempromosikan potensi daerah, mengembangkan usaha, serta membuka peluang ekonomi baru.

Ia meminta masyarakat tidak menggunakan media sosial hanya untuk hiburan yang menghabiskan waktu, tetapi menjadikannya sebagai sarana yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri dan daerah.

Di tengah berbagai agenda pembangunan, Meki menempatkan persatuan sebagai modal sosial yang sangat penting bagi Dogiyai dan Papua Tengah.

Ia menilai Papua Tengah yang terdiri dari delapan kabupaten memiliki peluang besar untuk berkembang apabila masyarakat dan pemerintah mampu menjaga kebersamaan serta saling menghormati.

Gubernur juga mengingatkan bahwa jabatan Bupati maupun Gubernur merupakan amanah untuk melayani masyarakat. Karena itu, pemimpin tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Tuhan memberi kesempatan ini. Mari kita manfaatkan untuk membangun daerah kita bersama. Bangun Dogiyai, Bangun Papua Tengah, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya.

Kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah ke Dogiyai diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang inklusif, merata, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dihadang 4 OTK Bersenjata Samurai, Anggota Polsek Kamu Dibacok di Dogiyai
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Dogiyai Jaga Persatuan Lewat Doa Lintas Agama
Bakti untuk Negeri: Polres Dogiyai Gencarkan Penyaluran Bansos Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:45 WIB

Dihadang 4 OTK Bersenjata Samurai, Anggota Polsek Kamu Dibacok di Dogiyai

Selasa, 8 September 2026 - 03:33 WIB

Gubernur Papua Tengah Soroti 5 Prioritas Pembangunan saat Tatap Muka di Dogiyai

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:41 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Dogiyai Jaga Persatuan Lewat Doa Lintas Agama

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:09 WIB

Bakti untuk Negeri: Polres Dogiyai Gencarkan Penyaluran Bansos Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru