Jurnalpapuanews.com || Nabire – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang remaja di Kampung Waroki terus memantik perhatian publik. Tim kuasa hukum bersama keluarga korban mendatangi Polres Nabire untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan menghadirkan keadilan yang seadil-adilnya, khususnya bagi Maria, ibu kandung korban. (3/8/2026).
Marsius Ginting, S.H., selaku kuasa hukum keluarga korban, menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas di ranah hukum yang berlaku.
”Prinsipnya kami ingin memastikan sejauh mana penanganan kasus ini berjalan. Sebagai kuasa hukum, kami akan terus memberikan masukan sesuai pandangan hukum yang berlaku agar keadilan benar-benar tegak,” ujar Marsius usai bertemu dengan tim penyidik di Polres Nabire.
Marsius menambahkan, kondisi emosional keluarga terutama sang ibu saat ini masih diselimuti duka mendalam karena prosesi pemakaman dan acara kedukaan baru saja selesai. Oleh karena itu, pihaknya belum bisa membeberkan langkah detail berikutnya kepada publik, namun berjanji akan memberikan pembaruan secara berkala kepada media.
Di sisi lain, belum ada tanda-tanda pendekatan atau niat baik dari pihak pelaku kepada keluarga korban. Hal ini diungkapkan langsung oleh perwakilan keluarga korban, Ruben Tandi.
”Belum ada komunikasi sama sekali. Pada prinsipnya kami tidak meminta adanya pertemuan, tetapi kalau mereka memiliki niat baik, tentu itu menjadi urusan mereka,” pungkas Ruben.
Saat ini, keluarga korban berharap pihak kepolisian dapat menuntaskan penyelidikan secara profesional agar pelaku dapat diganjar hukuman setimpal demi keadilan bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
(YM)
Editor : Nay berliana













