Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Di tengah suasana penyampaian aspirasi masyarakat yang memadati jalanan Kabupaten Nabire, sebuah insiden provokatif nyaris mencoreng kekhidmatan suasana. Berkat kesigapan seorang prajurit TNI, kehormatan simbol negara berhasil diselamatkan. (07/04/2026).
Sertu Jamaludin, anggota Kodim 1705/Nabire, mendadak menjadi sorotan setelah aksi spontannya menurunkan dan membenarkan bendera Merah Putih yang berkibar dalam posisi terbalik di lingkungan Kantor Kelurahan Karang Tumaritis, Provinsi Papua Tengah.
Peristiwa ini bermula saat massa sedang melakukan aksi demo damai di wilayah Nabire. Di tengah keriuhan tersebut, oknum tidak bertanggung jawab diduga sengaja mengibarkan bendera Merah Putih secara terbalik di halaman kantor kelurahan.
Melihat ada yang tidak beres dengan simbol negara tersebut, Sertu Jamaludin yang sedang bertugas memantau situasi keamanan langsung bergerak cepat. Tanpa ragu, ia menghampiri tiang bendera dan melakukan tindakan korektif:
• Menurunkan bendera dengan saksama di bawah pengawasan warga.
• Membetulkan posisi warna Merah di bagian atas dan Putih di bagian bawah sesuai aturan perundang-undangan.
• Mengibarkan kembali Sang Saka dengan penuh hormat.
Langkah taktis Sertu Jamaludin menuai apresiasi karena dianggap sebagai bentuk profesionalisme prajurit dalam menjaga kedaulatan simbol negara, sekaligus mencegah potensi provokasi yang dapat memperkeruh suasana demo damai.
”Tindakan ini adalah refleksi dari kesetiaan prajurit terhadap lambang negara. Di mana pun dan dalam situasi apa pun, kehormatan bendera adalah prioritas,” ujar salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kelurahan Karang Tumaritis dan Kabupaten Nabire secara umum dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan-tindakan oknum yang ingin memecah belah kedamaian di Papua Tengah.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













