Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Menjelang rencana aksi demonstrasi yang berkembang di wilayah Papua Tengah, Polsek Nabire Barat memperkuat sinergi dengan tokoh adat melalui kegiatan sambang kamtibmas. (06/04/2026).
Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif.
Kapolsek Nabire Barat, IPTU Adam Mahardhika, S.Tr.K., S.I.K., turun langsung menemui Kepala Suku Dani wilayah Nabire Barat, Sam Wanimbo, di kediamannya. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi antara aparat penegak hukum dan pemangku adat.
Dalam pertemuan tersebut, Sam Wanimbo memberikan pernyataan tegas terkait isu demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 mendatang. Ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Suku Dani, untuk tidak terpancing dan tidak terlibat dalam aksi tersebut.
”Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua Tengah, terkait isu demo besok tanggal 7, jangan sampai ada yang terlibat. Siapa pun yang membawa agenda demo itu, biarkan saja, yang penting Kabupaten Nabire dan Papua Tengah ini harus tetap aman,” ujar Sam Wanimbo.
Lebih lanjut, Sam menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat adat dan kepolisian. Menurutnya, menjaga kedamaian di Nabire adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat.
”Masyarakat saya jangan terlibat di dalam demo apa pun yang terjadi di kabupaten ini. Kami kepala suku menyampaikan bahwa keamanan Nabire ini kami jaga bersama melalui kerja sama yang baik dengan pihak kepolisian,” pungkasnya menutup pernyataan.
Langkah proaktif Polsek Nabire Barat dan sikap tegas Kepala Suku Dani ini diharapkan dapat meredam ketegangan di masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial di Ibu Kota Papua Tengah tersebut tetap berjalan normal tanpa gangguan keamanan.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













