Perkuat Kamtibmas di Papua Tengah, Kapolsek Nabire Barat dan Tokoh Adat Tekankan Sinergi Keamanan

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Menjelang rencana aksi demonstrasi yang berkembang di wilayah Papua Tengah, Polsek Nabire Barat memperkuat sinergi dengan tokoh adat melalui kegiatan sambang kamtibmas. (06/04/2026).

Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif.

Kapolsek Nabire Barat, IPTU Adam Mahardhika, S.Tr.K., S.I.K., turun langsung menemui Kepala Suku Dani wilayah Nabire Barat, Sam Wanimbo, di kediamannya. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi antara aparat penegak hukum dan pemangku adat.

Dalam pertemuan tersebut, Sam Wanimbo memberikan pernyataan tegas terkait isu demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 mendatang. Ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Suku Dani, untuk tidak terpancing dan tidak terlibat dalam aksi tersebut.

​”Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua Tengah, terkait isu demo besok tanggal 7, jangan sampai ada yang terlibat. Siapa pun yang membawa agenda demo itu, biarkan saja, yang penting Kabupaten Nabire dan Papua Tengah ini harus tetap aman,” ujar Sam Wanimbo.

Baca Juga:  Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri

Lebih lanjut, Sam menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat adat dan kepolisian. Menurutnya, menjaga kedamaian di Nabire adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat.

​”Masyarakat saya jangan terlibat di dalam demo apa pun yang terjadi di kabupaten ini. Kami kepala suku menyampaikan bahwa keamanan Nabire ini kami jaga bersama melalui kerja sama yang baik dengan pihak kepolisian,” pungkasnya menutup pernyataan.

​Langkah proaktif Polsek Nabire Barat dan sikap tegas Kepala Suku Dani ini diharapkan dapat meredam ketegangan di masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial di Ibu Kota Papua Tengah tersebut tetap berjalan normal tanpa gangguan keamanan.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Damai di Nabire: Massa IPMADO Suarakan Aspirasi Kemanusiaan di Kantor DPR Papua Tengah
​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI
Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri
Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak
DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan
Dari Pesisir untuk Indonesia: Dina Misiro Perjuangkan Balap Motor Laut Nabire Masuk Kalender Olahraga Resmi
Kedepankan Dialog Humanis, Kapolres Nabire Sukses Kawal Aksi Damai Front Rakyat Bergerak
Menanti 10 Hari Lagi: 163 Keluarga di Lubuk Sidup Segera Punya Hunian Baru
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:25 WIB

Aksi Damai di Nabire: Massa IPMADO Suarakan Aspirasi Kemanusiaan di Kantor DPR Papua Tengah

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:16 WIB

​BMP Sebut Peringatan 1 Mei Momentum Perkuat Persatuan Papua-NKRI

Senin, 20 April 2026 - 06:25 WIB

Pantau Pelabuhan Samabusa, Wapres Pastikan Nabire Siap Jadi Ibu Kota yang Mandiri

Jumat, 17 April 2026 - 05:16 WIB

Kebersamaan yang Menguatkan, Awal Koperasi untuk Warga Tuberwasak

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

DPRK dan Komunitas Nabire Sepakat Jadikan Balap Motor Laut Event Tahunan

Berita Terbaru