Banjir Susulan di Padang Pariaman, Tim Rescue Korpolairud Evakuasi 250 Warga

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Padang Pariaman — Banjir susulan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (2/1/2025). Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis malam hingga Jumat siang, menyebabkan Sungai Batang Surantiah meluap dan merendam permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak karena genangan air merendam rumah-rumah penduduk serta memutus akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi selutut hingga mencapai dada orang dewasa di sejumlah titik, sehingga warga kesulitan melakukan evakuasi secara mandiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak. Proses evakuasi difokuskan pada wilayah dengan genangan terparah dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan evakuasi dipimpin oleh Katim Rescue Korpolairud Baharkam Polri AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung guna menjangkau kawasan yang terisolasi akibat luapan air.

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk respons cepat untuk melindungi dan membantu masyarakat.

“Begitu menerima laporan adanya banjir susulan dan warga yang terjebak, Tim Rescue Korpolairud segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana,” kata Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.

Hingga Jumat sore, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak dan memastikan seluruh warga dapat dievakuasi dengan aman.

Editor : Yakop Mongan

Sumber Berita: Humas Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Maut di Jalan Poros Nabire-Samabusa: Motor Tabrak Pohon, Dua Pemuda Tewas
Tragedi Malam di Nabire: Hilang Kendali Saat Parkir, Truk Sampah Terjun ke Laut, Ayah dan Anak Tewas
Aparat Diminta Bertindak: Nama Ko’ Liem Terseret dalam Dugaan Kartel Kembang Api Sulut
​Gubernur, Kapolda, dan Danrem Bersatu di Nabire: Komitmen Pengamanan Ketat Akhir Tahun
Perkuat Stabilitas Papua Tengah, Pemerintah Renovasi Rumah Tokoh Adat Nabire guna Akselerasi PSN
Wabup Nabire: Jual Kembang Api Wajib Berizin Resmi
​”Laut Jalan Hidup Kami”: Suku Wapoga Apresiasi Bantuan Transportasi Laut Presiden
Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Adat untuk Distribusi Bantuan Natal di Deiyai, Papua Tengah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 02:38 WIB

Banjir Susulan di Padang Pariaman, Tim Rescue Korpolairud Evakuasi 250 Warga

Senin, 29 Desember 2025 - 05:27 WIB

Tragedi Maut di Jalan Poros Nabire-Samabusa: Motor Tabrak Pohon, Dua Pemuda Tewas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:46 WIB

Tragedi Malam di Nabire: Hilang Kendali Saat Parkir, Truk Sampah Terjun ke Laut, Ayah dan Anak Tewas

Sabtu, 20 Desember 2025 - 05:58 WIB

Aparat Diminta Bertindak: Nama Ko’ Liem Terseret dalam Dugaan Kartel Kembang Api Sulut

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:19 WIB

​Gubernur, Kapolda, dan Danrem Bersatu di Nabire: Komitmen Pengamanan Ketat Akhir Tahun

Berita Terbaru