Jurnalpapuanews.com || DOGIYAI – Aksi penganiayaan berat yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Senin (5/10/2026) pagi.
Seorang warga pendatang bernama Dadang Setiawan menjadi korban pembacokan hingga mengalami sejumlah luka robek parah di beberapa bagian tubuhnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.05 WIT di Jalan Tokapo, Kampung Ikebo, Distrik Kamu. Korban yang diketahui bekerja sebagai sopir Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Dogiyai tersebut diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Menurut keterangan saksi di lokasi, Alim Musin (62), kejadian bermula sekitar pukul 10.20 WIT saat dirinya sedang berjualan. Ia melihat korban berlari dari arah depan Bandara menuju ke tempatnya berjualan dalam kondisi wajah berlumuran darah.
Melihat keadaan korban yang kritis, saksi langsung mengevakuasi Dadang menggunakan sepeda motor menuju klinik terdekat. Sempat dibawa ke klinik milik dr. Miftah, korban akhirnya dirujuk ke Klinik K12 karena keterbatasan peralatan medis di lokasi pertama.
Menerima laporan kejadian tersebut, jajaran Polres Dogiyai bergerak cepat. Personel Regu Patroli yang dipimpin oleh Wakapolres Dogiyai AKP Andi Mapparewe, didampingi Kabag SDM IPTU Dominggus Maspaitella, Kasat Reskrim IPDA Almon J. Marpaung, dan Danki Brimob Yon A IPDA Purwito segera meluncur untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tak lama kemudian, Kapolres Dogiyai KOMPOL Dr. Piter Kendek tiba di Klinik K12 untuk memantau langsung kondisi korban serta berkoordinasi dengan tim medis. Mengingat parahnya luka yang dialami, pada pukul 10.59 WIT korban dirujuk ke RSUD Kabupaten Paniai dengan pengawalan ketat personel Polres Dogiyai di bawah pimpinan KBO Samapta AIPTU Asri A. Tadagga.
Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka robek pada pipi kanan, pipi kiri, lengan kanan bawah, tangan kanan, serta pergelangan tangan kanan.
Pihak Kepolisian Resor Dogiyai saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku serta mengungkap motif di balik aksi penganiayaan tersebut. Polisi belum bisa mengambil keterangan dari korban mengingat kondisi kesehatan Dadang yang masih membutuhkan perawatan medis intensif.
Hingga berita ini diturunkan, personel kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian untuk memastikan situasi di Wilayah Hukum Polres Dogiyai tetap aman dan kondusif.
Editor : Nay berliana













