Soal Sengketa Tanah KM 95–102, Front Simapitowa Desak DPR Papua Tengah Segera Bersikap

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Front Peduli Alam dan Manusia Mee Wilayah Simapitowa menggelar aksi damai di kantor DPR Papua Tengah, mendesak lembaga legislatif tersebut segera mengambil sikap tegas terkait dugaan penguasaan tanah adat dan aktivitas pertambangan di kawasan KM 95 dan KM 102. (10/8/2026).

​Dalam aksinya, massa menegaskan agar DPR Papua Tengah tidak berdiam diri melihat keresahan yang dihadapi masyarakat adat Simapitowa. Salah satu poin utama yang disuarakan adalah desakan agar DPR memfasilitasi pencabutan papan nama yang dinilai dipasang secara sepihak oleh oknum TNI di lokasi KM 95 dan KM 102.

​”Jangan memaksakan masyarakat untuk melepaskan tanah mereka!” seru orator aksi di hadapan aparat dan perwakilan dewan. Massa menilai pemasangan papan nama tersebut memicu ketegangan dan mengancam hak atas tanah ulayat setempat.

Baca Juga:  ​Pimpin Apel Kesiapan, Kapolres Nabire Minta Personel Amankan Aspirasi Warga Secara Profesional

Selain persoalan pematokan lahan, Front Peduli Alam dan Manusia Mee Wilayah Simapitowa secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembuatan kapal di Kali Bumi dan kawasan KM 105, sekaligus menolak operasional perusahaan pertambangan yang beraktivitas di area tersebut.

​Guna mengembalikan kondusivitas wilayah, massa juga menuntut penarikan personel militer, baik pasukan organik maupun nonorganik, dari lokasi-lokasi yang tengah bersengketa. Mereka berharap DPR Papua Tengah dapat memaksimalkan fungsi pengawasan serta menjembatani aspirasi masyarakat adat ke tingkat pemerintah pusat maupun pimpinan TNI-Polri.

Aksi penyampaian pendapat ini berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Lapis pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu dengan menerjunkan personel gabungan TNI-Polri di sekitar lokasi demonstrasi.

Editor : Nay berliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Antar-Warga Pecah di Jembatan Kalisapi Nabire, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Kawal Aspirasi Massa Ip Mado hingga DPRP, Polres Nabire Pastikan Situasi Aman Kondusif
Meki Nawipa Dijadwalkan Kunker ke Kabupaten Puncak, Resmikan PLTS dan Layanan Pendidikan
Peringati HUT ke-71 Polantas, Kapolda Papua Tengah: Utamakan Keselamatan dan Hadirkan Rasa Aman bagi Masyarakat
Jaga Kondusifitas Daerah, Polres Nabire Gelar Mediasi Lahan GOR Bersama Tokoh Agama dan Pemerintah
Pemprov Papua Tengah Gandeng 8 Kepala Suku Jadi Mitra Pemerintah untuk Jaga Kedamaian
Sat Resnarkoba Polres Nabire Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu
Kebakaran Lahan Gambut Dekat Bandara Nabire Berhasil Dipadamkan Polres Nabire
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:08 WIB

Konflik Antar-Warga Pecah di Jembatan Kalisapi Nabire, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

Kawal Aspirasi Massa Ip Mado hingga DPRP, Polres Nabire Pastikan Situasi Aman Kondusif

Jumat, 25 September 2026 - 05:05 WIB

Meki Nawipa Dijadwalkan Kunker ke Kabupaten Puncak, Resmikan PLTS dan Layanan Pendidikan

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Peringati HUT ke-71 Polantas, Kapolda Papua Tengah: Utamakan Keselamatan dan Hadirkan Rasa Aman bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 08:24 WIB

Jaga Kondusifitas Daerah, Polres Nabire Gelar Mediasi Lahan GOR Bersama Tokoh Agama dan Pemerintah

Berita Terbaru