Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Stabilitas keamanan di Papua Tengah kembali terusik menyusul aksi penyerangan dan pembakaran Pos Pengamanan PT Kristalin Eka Lestari di Distrik Makimi, Sabtu (21/2).
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga kuat berada di balik insiden yang berlokasi di Kampung Lagari Jaya tersebut. Saat ini, aparat gabungan telah disiagakan di lokasi guna mengantisipasi eskalasi konflik lebih lanjut.
Insiden yang berlangsung antara pukul 13.00 hingga 14.00 WIT tersebut memakan dua korban jiwa dan memicu operasi pengamanan skala besar oleh aparat gabungan.
Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav Urbinas, mengonfirmasi bahwa personel gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Nabire segera diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.
Berdasarkan hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan sejumlah bukti fisik yang mengarah pada serangan bangunan Pos Ditemukan dalam kondisi hangus terbakar sepenuhnya, Kendaraan operasional Satu unit mengalami kerusakan berat dengan tiga lubang bekas tembakan pada bagian kap depan, korban Jiwa Dua jenazah ditemukan di dalam reruntuhan pos yang terbakar. Keduanya telah dievakuasi ke RSUD Nabire untuk proses identifikasi yang berlangsung hingga Sabtu tengah malam.
”Aparat gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan langkah pengamanan serta olah TKP. Saat ini, penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk memastikan afiliasi kelompok pelaku,” ujar Kombes Pol. Gustav Urbinas dalam keterangan resminya, Senin (23/2).
Guna mengantisipasi serangan susulan dan menjamin keselamatan warga sipil, aparat keamanan telah mengevakuasi sedikitnya 240 warga dan pekerja dari area sekitar perusahaan. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dinamis untuk memastikan seluruh warga telah berada di titik aman.
Meskipun sempat terjadi ketegangan pasca-insiden, pihak kepolisian menegaskan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Nabire secara umum saat ini telah berhasil dikendalikan.
”Humas Operasi Damai Cartenz akan menyampaikan rilis resmi lebih lanjut mengenai detail perkembangan kasus ini. Kami pastikan langkah tegas dan terukur akan diambil untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah,” tutup Wakapolda.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













