Tragedi Salah Sasaran di Puncak Jaya: Warga Sipil Tewas Ditembak KKB Demi Sebuah HT

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || PUNCAK JAYA – Aksi kekerasan kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Ilu, Kabupaten Puncak Jaya. Seorang warga sipil berinisial AH menjadi korban penembakan pada Kamis (12/2/2026) sore dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.53 WIT di Kampung Mobigi, tepatnya di pertigaan Bandara Ilu, hanya berjarak sekitar 200 meter dari Mapolsek Ilu.

Menurut keterangan Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., personel kepolisian yang tengah bersiaga mendengar suara letusan senjata api diikuti teriakan minta tolong. Korban yang terluka di bagian dagu sempat berlari menuju Polsek untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya dievakuasi petugas ke Puskesmas Ilu.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi, berikut adalah poin-poin utama terkait pelaku:

​• Identitas Pelaku: Diduga berjumlah dua orang.

​• Persenjataan: Menggunakan senjata api jenis revolver.

Baca Juga:  Tragedi Maut di Jalan Poros Nabire-Samabusa: Motor Tabrak Pohon, Dua Pemuda Tewas

• ​Motif: Penyerangan diduga didasari upaya perampasan senjata api. Pelaku mengira perangkat komunikasi Handy Talky (HT) yang dibawa korban adalah senjata api.

Meski sempat dalam kondisi sadar saat penanganan awal, luka yang diderita korban cukup fatal.

1. ​Kamis, 23.00 WIT: Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Mulia setelah dirujuk dari Puskesmas Ilu.

2. ​Jumat (13/2/2026): Jenazah korban telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Maros, Makassar, untuk proses pemakaman.

Tim Satgas Gakkum Unit Puncak Jaya bersama aparat setempat telah melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi. Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas.

​”Kami terus memantau situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya. Aparat akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku guna menjamin keselamatan masyarakat sipil di Papua Tengah,” tegas Kombes Pol. Jermias Rontini.

(Ym)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Penembakan di Area Reklamasi Grasberg, Seorang Karyawan Eksplorasi Tewas
Dinamika Konflik Agraria: Menelaah Peran Polri dalam Penanganan Sengketa Masyarakat Adat Dayak
Respons Cepat, Satreskrim Polres Nabire Identifikasi Temuan Mayat di Jalan Surabaya
Komisi III DPR Tetap Panggil Jaksa Penuntut Terkait Putusan Vonis Fandi ABK Sea Dragon
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dinas Pegawai Pelabuhan Samabusa Ludes Terbakar
Lalu Lintas Sempat Tersendat, Polisi Amankan Lokasi Tabrakan di Kawasan RSUD Nabire
Warga KPR Nabarua Digegerkan Penemuan Mayat di Kamar Kos, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tragedi Temuan Jasad Bayi di Nabire, Komisi A DPRK Desak Pengusutan Tuntas dan Evaluasi Moral
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:44 WIB

Insiden Penembakan di Area Reklamasi Grasberg, Seorang Karyawan Eksplorasi Tewas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:55 WIB

Dinamika Konflik Agraria: Menelaah Peran Polri dalam Penanganan Sengketa Masyarakat Adat Dayak

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:50 WIB

Respons Cepat, Satreskrim Polres Nabire Identifikasi Temuan Mayat di Jalan Surabaya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:08 WIB

Komisi III DPR Tetap Panggil Jaksa Penuntut Terkait Putusan Vonis Fandi ABK Sea Dragon

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:43 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dinas Pegawai Pelabuhan Samabusa Ludes Terbakar

Berita Terbaru