Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Suasana hangat menyelimuti halaman Kantor Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah pada Senin (22/12/2025). Di tengah kemeriahan menyambut Natal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah hadir membawa angin segar bagi ratusan warga yang selama ini membutuhkan perhatian khusus.

Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Pemprov menyalurkan paket bantuan pangan dan sandang yang menyasar tiga pilar kelompok rentan: penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta anak-anak di panti asuhan.
Wakil Gubernur Papua Tengah, didampingi Kepala Dinas Sosial, turun langsung menyerahkan bantuan tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud nyata kehadiran negara bagi mereka yang sering terlupakan.
”Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama. Jika bukan kita yang memberikan perhatian kepada mereka, siapa lagi?” tegas Wakil Gubernur di hadapan para penerima manfaat.
Tahun ini, bantuan menyasar angka yang cukup signifikan untuk memastikan distribusi merata di wilayah tersebut:
• Permakanan: Disalurkan kepada 600 penyandang disabilitas di berbagai yayasan dan panti.
• Alat Bantu Kesehatan: 100 paket berupa kursi roda, tongkat jalan, dan alat bantu dengar.
• Logistik Dasar: Bantuan sandang dan pangan untuk lansia serta anak terlantar di wilayah Kabupaten Nabire dan Kabupaten Paniai.
Pemerintah Provinsi tidak hanya berhenti pada bantuan jangka pendek. Wakil Gubernur membocorkan rencana strategis tahun depan, di mana layanan akan diperluas hingga ke enam kabupaten di wilayah pegunungan.
Salah satu terobosan besar yang direncanakan adalah pembangunan rumah sakit umum berskala besar yang akan dilengkapi dengan fasilitas khusus, termasuk layanan kesehatan jiwa, untuk memastikan seluruh masyarakat Papua Tengah mendapatkan hak hidup yang layak dan bermartabat.
Menutup rangkaian acara, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan pesan Natal bagi seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kebersamaan di tanah Papua. Harapannya, bantuan ini dapat menjadi penyulut semangat bagi para penghuni panti dan penyandang disabilitas untuk menyongsong tahun baru dengan penuh optimisme.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













