Presiden Prabowo: Program Pemenuhan Gizi Perkuat Fondasi Kebangkitan Ekonomi Nasional

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Jakarta -Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya saat meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan bahwa program pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan merupakan bagian fundamental dari kelangsungan peradaban bangsa.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo.

“Hari ini, saya harus mengatakan bahwa saya bangga dan puas. Saudara-saudara, menghasilkan pangan, menghasilkan makanan, itu adalah melanjutkan peradaban. Tidak ada peradaban, tidak ada bangsa Indonesia tanpa pangan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo turut mengapresiasi inisiatif Polri yang memanfaatkan teknologi modern namun tetap terjangkau. Ia menyoroti berbagai perangkat yang digunakan dalam operasional SPPG, mulai dari sistem filtrasi air hingga uji keamanan pangan produksi dalam negeri.

“Tadi saya lihat alat-alat yang digunakan, dirintis oleh kepolisian. Saya lihat ada filter air, ada ultraviolet untuk membunuh bakteri di tray makanan, ada food security test food safety test yang diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan kualitas dunia,” ungkapnya.

Presiden juga mengungkapkan capaian signifikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menghasilkan miliaran porsi makanan bagi masyarakat. Menurut Presiden, dampak program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam menekan ketimpangan sosial dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Mereka lihat gini rasionya berkurang. Lapangan kerja dibentuk satu dapur, satu SPPG, 50 orang bekerja yang tadinya tidak punya penghasilan, mereka bekerja, mereka bisa bantu suami, mereka bisa membantu anaknya,” jelas Presiden.

Baca Juga:  Tuduhan Pemerasan Rp. 5 Miliar ke Aktivis Jekson Sihombing, Wilson Lalengke: Waras Ente?

Dari sisi ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan laporan dari kalangan dunia usaha yang melihat peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai dampak positif MBG. Selain itu, program ini juga dinilai menghidupkan petani kecil karena hasil panen mereka terserap secara pasti.

Presiden pun menegaskan bahwa Indonesia kini berada di jalur kebangkitan ekonomi yang sesuai dengan amanat konstitusi. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kemandirian nasional tanpa harus bersikap anti terhadap bangsa lain.

“Kita benar-benar akan berdiri di atas kaki kita sendiri. Indonesia akan menjadi negara yang kuat, saudara-saudara sekalian. Kuat tapi tidak boleh jadi negara yang sombong, kita akan hormati semua negara,” ucap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo memberikan pesan tegas kepada seluruh pengelola kekayaan negara agar menjaga integritas dan kepentingan rakyat. “Saudara-saudara, jagalah kehormatan, jagalah kepentingan dan keselamatan rakyat Indonesia. Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah. Tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Momentum ini menegaskan bahwa penguatan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan tidak hanya menjadi strategi kesehatan masyarakat, melainkan juga sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional serta investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045

Editor : Yakop Mongan

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Keakraban, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Polemik Deportasi Keluarga Yaman: Antara Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia
Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Jembatan Nasional di 218 Titik
Bersama Mensos dan Wagub Aceh, Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya
Kezaliman di Balik Seragam: Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman
Gempur Ketertinggalan Daerah, Wamendagri Instruksikan Penguatan Desa Secara Terpadu
Berulangkali Mangkir dari Persidangan Jekson Sihombing, Wilson Lalengke: Ini Persekongkolan Jahat Kapolda dengan Kajati Riau
Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:03 WIB

Momen Keakraban, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:44 WIB

Polemik Deportasi Keluarga Yaman: Antara Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:24 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Jembatan Nasional di 218 Titik

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:59 WIB

Bersama Mensos dan Wagub Aceh, Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya

Jumat, 6 Maret 2026 - 03:27 WIB

Kezaliman di Balik Seragam: Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

Berita Terbaru