Presiden Prabowo Paparkan Tiga Pilar Penguatan Ekonomi di U.S. Chamber of Commerce

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan komitmen pemerintahannya dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui reformasi tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penegakan hukum yang tegas demi menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif. Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, rekam jejak fiskal yang kredibel, serta Indonesia tidak pernah gagal bayar utang sepanjang sejarahnya.

“Kami telah mengelola perekonomian kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar, sekali pun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami. Bahkan pemerintahan berikutnya, pemerintah-pemerintah berikutnya akan selalu menghormati utang-utang pemerintah sebelumnya, meskipun mungkin mereka adalah lawan yang sangat kuat satu sama lain,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Kepala Negara juga mengakui bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, termasuk kemiskinan, kelaparan, dan persoalan gizi anak. Namun Presiden Prabowo menegaskan pendekatannya adalah menghadapi persoalan secara langsung dan mencari solusi terbaik.

“Saya berpendapat bahwa masalah harus diselesaikan secara langsung. Kita harus memiliki keberanian untuk mengakui kelemahan kita dan melakukan yang terbaik untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Presiden Prabowo mengumumkan pendirian sepuluh universitas baru berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics, dan Medicine). Hal tersebut guna menjawab kekurangan tenaga medis dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tiba di Amman, Disambut Putra Mahkota dan Dikawal F-16 AU Yordania

“Kami kekurangan 140.000 dokter dan hanya meluluskan sekitar 10.000 dokter per tahun. Itu berarti kita membutuhkan waktu 14 tahun untuk mengisi kesenjangan ini, kecuali jika dilakukan upaya baru dan itulah sebabnya saya membentuk sepuluh universitas baru berbasis STEM,” ungkap Presiden.

Selain itu, pemerintah juga memulai pembangunan 500 sekolah menengah berkualitas tinggi serta membuka kolaborasi sektor pendidikan dengan institusi luar negeri, termasuk universitas terkemuka dari Inggris dan Amerika Serikat. Sedangkan di bidang tata kelola, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat untuk memberantas korupsi serta aktivitas ekonomi ilegal, termasuk pertambangan dan pembalakan liar.

“Saya baru saja menutup 1.000 tambang ilegal. Mereka menambang di hutan lindung. Saya juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum dan peraturan, beroperasi di luar area yang diizinkan, di luar konsesi mereka, dan sebagainya,” tegasnya.

Presiden Prabowo pun menekankan bahwa penegakan hukum dan kepastian regulasi menjadi prioritas utama untuk menciptakan stabilitas sosial dan politik yang mendukung dunia usaha.

“Kami menegakkan hukum. Kami berupaya menciptakan suasana kepastian proses hukum. Saya pikir semua ini akan menambah iklim stabilitas sosial, stabilitas politik, dan akan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan bisnis dan ekonomi,” ujarnya.

Momentum Iftar di Washington DC pun menjadi simbol bahwa Indonesia hadir di panggung global tidak hanya dengan kekuatan ekonomi, tetapi juga dengan komitmen reformasi yang nyata dan berkelanjutan.

Editor : Yakop Mongan

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum TP PKK Hadiri Sidang UN CSW70 di Markas Besar PBB
Perang di Timur Tengah: Seruan Keadilan dan Perdamaian dari Indonesia
Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia
Presiden Prabowo Tiba di Amman, Disambut Putra Mahkota dan Dikawal F-16 AU Yordania
Pererat Silaturahmi, Dubes Rusia Undang Wilson Lalengke Buka Puasa Bersama
Gandeng Antara-Arm, Presiden Prabowo Dorong Lompatan Industri Semikonduktor Nasional
Kelanjutan Perjanjian RI–AS Dipastikan Aman Usai Putusan Supreme Court
Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum dan Perkuat Kepercayaan Pasar
Berita ini 11 kali dibaca
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada acara Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WIB

Ketum TP PKK Hadiri Sidang UN CSW70 di Markas Besar PBB

Senin, 2 Maret 2026 - 13:36 WIB

Perang di Timur Tengah: Seruan Keadilan dan Perdamaian dari Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:11 WIB

Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:12 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Amman, Disambut Putra Mahkota dan Dikawal F-16 AU Yordania

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:23 WIB

Pererat Silaturahmi, Dubes Rusia Undang Wilson Lalengke Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru