Jurnalpapuanews.com || Manokwari – Polda Papua Barat menyita sejumlah senjata tajam dalam pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mansinam I yang digelar di kawasan Pantai Maruni, Manokwari, Senin.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan bahwa Operasi Pekat Mansinam merupakan langkah preventif dan represif untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.
“Terutama selama bulan Ramadhan ini,” kata Benny.
Ia menuturkan operasi tersebut dipimpin oleh Kasubsatgas Narkoba Ops Pekat Mansinam AKP Irfan ST dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian.
Dalam operasi itu, aparat mengamankan berbagai jenis senjata tajam seperti parang, sangkur, tombak, dan lainnya karena dinilai berpotensi digunakan untuk tindak kriminal.
“Operasi dilakukan dengan cara patroli ke sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Benny menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat agar warga dapat beraktivitas dan beribadah dengan aman serta nyaman.
Selain penertiban senjata tajam, operasi juga menargetkan praktik perjudian, peredaran minuman keras, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kepolisian berupaya agar stabilitas keamanan tetap kondusif selama Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri,” ucap Benny.
Polda Papua Barat turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum.
Operasi Pekat Mansinam I diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan menciptakan situasi Papua Barat yang aman, damai, dan tenteram, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
“Keamanan bukan saja menjadi tanggung jawab kepolisian tetapi semua elemen masyarakat di wilayah Papua Barat. Mari kita jaga sama-sama,” pesan Benny.
Editor : Yakop Mongan













