Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Dalam upaya menjaga stabilitas stok dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, tim gabungan di wilayah Kabupaten Nabire menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIT hingga 09.40 WIT ini menyasar tiga titik utama, yakni SPBU Oyehe, SPBU Bumi Wonorejo, dan SPBU Wadio. Sidak ini melibatkan sinergi antara Satpol PP Kabupaten Nabire, Dinas Perhubungan, Kodim 1705/Nabire, serta Denpom XVII/1 Nabire.
Kepala Satpol PP Kabupaten Nabire, Cyprianus Rahawarin, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keadilan bagi masyarakat konsumen BBM subsidi.
”Sidak rutin ini terus kami lakukan untuk memantau potensi penyalahgunaan, termasuk pemeriksaan kendaraan yang mengantre guna mengantisipasi penggunaan plat nomor palsu atau manipulasi lainnya,” ujar Cyprianus.
Selain pengawasan kendaraan, tim gabungan juga memeriksa akurasi alat ukur atau dispenser di setiap SPBU. Hal ini dilakukan untuk menjamin tidak adanya manipulasi takaran yang dapat merugikan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan energi menjelang hari raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Perhubungan Nabire, Yuliten Makai; Pasi Ops Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf Marselus Tunyaan; serta Ps. Pasi Gakkumwal Denpom XVII/1 Nabire, Letda Cpm Kevin Lambas.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 09.40 WIT, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Pemerintah daerah berharap melalui pengawasan ketat ini, distribusi BBM subsidi di Papua Tengah tetap sasaran dan bebas dari praktik penimbunan ilegal.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













