Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, Nancy Worabay, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusivitas keamanan pascainsiden penembakan dan pembakaran pos PT Kristalin Eka Lestari.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) siang tersebut dilaporkan telah memakan dua korban jiwa.
Dalam pernyataannya saat meninjau situasi di Mapolres Nabire pada Senin (23/2/2026), Nancy menekankan pentingnya sikap tenang guna mencegah eskalasi konflik di wilayah Kabupaten Nabire.
Nancy menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang sering kali memuat narasi tanpa dasar fakta kuat. Menurutnya, informasi yang simpang siur berisiko memengaruhi kondisi mental masyarakat dan memperkeruh suasana.
”Banyak narasi di media massa maupun media sosial yang dapat memengaruhi emosi masyarakat, terutama bagi mereka yang belum mengetahui duduk perkara secara utuh. Hal ini sangat rentan memicu kesalahpahaman,” ujar Nancy.
Ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyaring informasi dan tidak ikut larut dalam perbincangan yang kebenarannya belum terverifikasi oleh pihak berwenang.
Lebih lanjut, Ketua DPRK meminta warga untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan meningkatkan kewaspadaan tanpa harus diliputi kepanikan yang berlebihan. Ia juga menegaskan agar penanganan kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian dan pemerintah.
Menutup keterangannya, Nancy Worabay berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk di Nabire.
”Mari kita percayakan proses hukum kepada aparat. Yang terpenting saat ini adalah menjaga diri, keluarga, dan tetap saling menjaga satu sama lain demi kedamaian kita bersama di Nabire,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak keamanan masih melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan terkait insiden tersebut.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













