Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Langkah strategis diambil oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pamobvit) Polda Papua Tengah dalam mengawali tahun anggaran baru. Bertempat di Mapolda Papua Tengah, Nabire, pada Kamis (08/01/2026), Kombes Pol. Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi menyerahkan Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Rencana Pendistribusian Anggaran (RDP) Tahun Anggaran 2026.

Penyerahan dokumen ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan simbol “start” bagi penguatan pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) di wilayah Papua Tengah agar lebih terencana dan akuntabel.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Kariawan Barus menekankan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan negara harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Beliau menginstruksikan seluruh pejabat pengelola anggaran untuk memegang teguh tiga prinsip utama:
• Transparansi: Keterbukaan dalam pengelolaan.
• Akuntabilitas: Dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
• Efisiensi: Penggunaan anggaran yang tepat sasaran demi hasil maksimal.
”DIPA 2026 ini adalah kompas kita. Jadikan pedoman untuk menjaga keamanan objek vital strategis di Papua Tengah agar situasi kamtibmas tetap kondusif dan pembangunan daerah tidak terganggu,” tegas Kombes Pol. Kariawan Barus.
Dengan diserahkannya DIPA ini, Dit Pamobvit Polda Papua Tengah kini resmi memasuki fase eksekusi program kerja 2026. Fokus utama tahun ini meliputi:
• Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas): Melindungi aset negara yang krusial bagi ekonomi dan kedaulatan.
• Peningkatan Layanan Keamanan: Memberikan rasa aman bagi sektor industri dan pariwisata di wilayah Papua Tengah.
• Optimalisasi Kinerja Personel: Memastikan setiap tugas lapangan didukung dengan logistik dan anggaran yang memadai.

Melalui kesiapan anggaran yang matang sejak awal tahun, Polda Papua Tengah optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional dan responsif terhadap dinamika keamanan di wilayah hukum Papua Tengah.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













