Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Semarak perlombaan vokal group dan paduan suara di Nabire yang baru saja usai bukan sekadar ajang adu bakat, melainkan sebuah pertunjukan ketulusan yang disoroti langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. (11/12/2025).

Dalam penutupan yang meriah, Kapolres Tatiratu memberikan penekanan yang tegas dan langka: independensi penuh dewan juri. Pernyataan ini menjadi titik fokus utama, menjamin bahwa hasil yang diumumkan adalah murni penilaian profesional tanpa ada campur tangan atau “titipan” dari pihak mana pun.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada… para dewan juri yang telah menjalankan tugasnya secara profesional. Keputusan yang diambil adalah murni hasil pertimbangan juri,” tegas Kapolres, menepis keraguan dan memastikan integritas kompetisi.
Kapolres Tatiratu mengubah narasi kompetisi menjadi pelajaran spiritual dan kebersamaan. Ia menyerukan kepada seluruh peserta, baik yang menang maupun belum, untuk menjadikan talenta bernyanyi sebagai sarana utama memuliakan Tuhan.
Filosofi ini menjadi penguat semangat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Alih-alih meratapi kekalahan, fokus diarahkan pada ketulusan hati dan upaya terbaik yang telah diberikan di panggung.
Kesuksesan acara ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antar-instansi di Nabire. Kapolres memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Bupati, FKUP, tokoh masyarakat, dan terutama kepada AD Media yang telah mendukung penuh dengan penyediaan videotron dan perangkat canggih lainnya, memastikan kualitas pertunjukan maksimal.
Meskipun jadwal kegiatan yang padat, semangat peserta vokal group dan paduan suara tetap membara, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat Nabire dalam menyambut Hari Raya.

Kapolres menutup sambutan dengan harapan agar harmoni yang tercipta melalui musik ini dapat membawa kedamaian dan sukacita yang meluas, menjadi modal sosial yang kuat bagi seluruh warga Nabire hingga menyambut Tahun Baru.
(YM)













