Jurnalpapuanews.com ||NABIRE, PAPUA TENGAH – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., mengajak seluruh elemen masyarakat di Nabire untuk menjadikan semangat Natal sebagai momentum untuk menebarkan kedamaian dan kerukunan.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam Lomba Paduan Suara dan Vokal Grup Natal 2025 yang berlangsung meriah di Gedung Wicaksana Polres Nabire pada Kamis sore (11/12/2025).

Acara yang digelar dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru ini diikuti oleh perwakilan jemaat dan komunitas dari berbagai penjuru Kabupaten Nabire. Selain Kapolda, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nabire, Kapolres Nabire, Ketua FKUB, tokoh agama, serta dewan juri.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Alfred Papare menekankan bahwa lomba bernuansa rohani ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar mencari pemenang.
“Lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi kita menyanyi untuk Tuhan dan untuk kota ini,” ujar Kapolda, sembari memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang hadir. “Kita hadir di tempat ini dalam keadaan aman dan damai. Semua itu berkat doa Bapak Ibu sekalian.”
Secara khusus, Kapolda Alfred Papare juga menyinggung kondisi keamanan di Nabire yang sempat diwarnai oleh berbagai tindak kriminal, seperti begal dan curanmor. Ia memanfaatkan momen kebersamaan ini untuk mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Kita sering mengeluh ada begal, ada curanmor, tapi mungkin kita lupa menyerahkan kota ini kepada Tuhan,” katanya.
Kapolda meyakini bahwa kedamaian dapat menyebar luas melalui semangat spiritual yang tulus. “Kalau hari ini kita menyanyi dengan sungguh-sungguh, saya percaya damai itu akan keluar dari tempat ini dan menyebar ke seluruh Nabire,” tegasnya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol. Alfred Papare memberikan motivasi rohani dengan mengajak masyarakat untuk meneladani perlindungan Tuhan. Ia menekankan pentingnya peran individu dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
“Kalau satu orang saja berbuat baik setiap hari, virus damai itu akan menyebar ke mana-mana. Mari kita jadikan kota ini benar-benar kota yang membawa damai bagi siapa pun yang tinggal di dalamnya,” pesannya.
Ia berharap kegiatan positif bernuansa rohani ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan partisipasi yang semakin meningkat, sehingga Nabire dapat dikenal sebagai kota yang aman, rukun, dan penuh sukacita.
(YM)













