Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Suasana meriah dan penuh kekhidmatan menyelimuti Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire pada Kamis (11/12/2025). Setelah fakum selama puluhan tahun, tradisi lomba paduan suara dan vokal grup tingkat Kabupaten Nabire kembali dihidupkan, hasil kolaborasi apik antara Polres Nabire dan Polda Papua.
Kegiatan bernuansa rohani ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi umat Nasrani di Nabire untuk menyambut suka cita Natal.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
”Saya mewakili Pemkab Nabire mengapresiasi Polres Nabire dan Polda Papua Tengah karena sudah mengadakan lomba paduan suara ini,” ujarnya.
Menurut Wakil Bupati, kegiatan ini sangat penting sebagai wadah bagi jemaat untuk memuji Tuhan melalui lantunan nyanyian menjelang perayaan besar. Ia juga berharap lomba ini dapat menjadi agenda tahunan dengan jumlah peserta yang terus bertambah.
Antusiasme juga datang dari pucuk pimpinan kepolisian daerah. Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, yang hadir langsung, turut memberikan pujian kepada Kapolres Nabire dan seluruh pihak yang terlibat.
Kapolda mengakui bahwa jumlah peserta tahun ini—total 10 tim yang terdiri dari lima tim paduan suara dan lima tim vokal grup—masih terbatas. Namun, ia menegaskan bahwa kuantitas bukanlah esensi utama.
“Mungkin angka ini kecil… Tapi itu bukan masalah bagi kita. Sedikit atau banyak, kita tetap memuji Tuhan,” kata Kapolda Papare.
Ia menambahkan, inti dari perlombaan adalah mempererat persaudaraan antarjemaat dan semakin banyak pujian yang dilantunkan, semakin besar pula kedamaian yang akan tercipta di Kota Nabire.
Lomba yang berlangsung hingga sore hari itu berhasil menciptakan suasana sukacita dan menandai kembalinya tradisi yang telah lama dirindukan, memberikan harapan untuk penyelenggaraan yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
(YM)













