Home / TNI

Sarang Senjata Ilegal di Jantung Nabire: Korem 173/PVB Bongkar Bunker Persembunyian 7 WNA

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Sebuah tabir gelap aktivitas ilegal di wilayah hutan Papua Tengah berhasil disingkap oleh jajaran intelijen TNI. Tim Intel Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) menemukan gudang senjata rahasia di sebuah rumah yang dijadikan tempat persembunyian tujuh Warga Negara Asing di Kabupaten Nabire. (14/05/2026).

Penemuan ini menjadi alarm keras bagi stabilitas keamanan di wilayah tersebut, mengingat senjata yang disita memiliki spesifikasi mematikan dan disembunyikan dengan taktik kamuflase yang sangat rapi.

Aksi bermula pada Rabu, 13 Mei 2026. Kasintel Korem 173/PVB, Kolonel Inf Budi Suradi, memimpin langsung operasi pendalaman atas perintah Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivian Alivianto.

Kasintel Pimpin Operasi Pendalaman Keamanan di Nabire.
Kasintel Pimpin Operasi Pendalaman Keamanan di Nabire.

Suasana berubah mencekam saat petugas melakukan pemeriksaan di lantai dasar rumah tersebut. Kejelian anggota intelijen menangkap sebuah anomali: sebuah lemari diletakkan dengan posisi tidak wajar, menghadap ke tembok, seolah-olah menyegel sesuatu.

​”Anggota mendapati indikasi yang tidak wajar. Lemari yang biasanya menghadap ke luar, ini justru menghadap ke tembok. Setelah digeser, kami menemukan sebuah pintu rahasia,” ungkap Kolonel Budi dalam keterangan resminya.

​Di balik pintu tersebut, ditemukan satu pucuk senjata laras panjang kaliber 5,56 dan senjata rakitan laras panjang di rumah kontrakan tempat tinggal WNA TKA PT. KMM yang melaksanakan penambangan ilegal di jalan poros wadio atas desa bumi wonorejo.

Penemuan senjata di tangan tujuh WNA ini memicu pertanyaan besar: Siapa mereka sebenarnya? Kolonel Budi menyebutkan bahwa satuan sedang mendalami apakah ketujuh orang ini merupakan tentara bayaran, aktor intelijen asing, atau memiliki keterkaitan dengan kelompok separatis TPNPB-OPM.

Baca Juga:  Dandim 1705/Nabire Resmi Serahkan Tongkat Komando

​”Kami diperintahkan untuk mendalami apakah mereka bagian dari tentara negara luar atau ada unsur intelijen,” tegas Budi

Meskipun pemilik rumah mengaku tidak mengetahui aktivitas para WNA tersebut, hasil elisitasi dan analisis intelijen memastikan bahwa barang bukti maut tersebut adalah milik ketujuh WNA yang kini telah diamankan.

Operasi ini merupakan bagian dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berdasarkan PP No. 5. Kehadiran senjata api di tangan WNA di wilayah hutan lindung mengindikasikan bahwa penjarahan sumber daya alam di Papua tidak hanya melibatkan pelaku sipil, tetapi juga kekuatan bersenjata yang terorganisir.

Komandan Korem 173/PVB telah berkomitmen penuh untuk membersihkan seluruh wilayah Papua Tengah—termasuk titik-titik rawan seperti Bayabiru dan Kapiraya—dari segala bentuk aktivitas ilegal.

Saat ini, ketujuh WNA tersebut telah dilimpahkan kepada Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Kehutanan dan selanjutnya akan diserahkan ke Kantor Imigrasi Biak untuk proses deportasi atau tindakan hukum lebih lanjut.

Sementara itu, pemasangan palang di Kilometer 95 dan 103 Nabire ditegaskan sebagai langkah hukum atas tindak pidana, bukan pengambilalihan lahan masyarakat. TNI mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi menyesatkan, sementara tim gabungan terus memburu dalang di balik masuknya senjata-senjata tersebut ke tanah Papua.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikut Turun ke Sawah, Komandan Yonif 804/DBAY Rayakan Panen Melimpah di SP 1 Nabire
Optimalkan Distribusi, Polres Nabire dan Instansi Terkait Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi
Komandan Yonif TP 804/DBAY Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda di Nabire
Sinergi di Ujung Timur: Duet Menhan dan Wapang TNI Sambangi Markas Yonif 808/Mbaham Matta
​Sambangi Yonif 804/DBAY, Pangdam Cenderawasih Pantau Lompatan Kemajuan Satuan
​Apresiasi Kekompakan Pemkab Puncak, Ketua MRP Letakkan Batu Pertama Kantor Bupati dan DPRD
Babinsa Kramamongga Hadiri Kegiatan Penarikan Mahasiswa KKN Berlangsung di Distrik Kayuni
Yonif TP 804/DBAY Laksanakan Karya Bhakti di Kantor Distrik Teluk Kimi
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:35 WIB

Ikut Turun ke Sawah, Komandan Yonif 804/DBAY Rayakan Panen Melimpah di SP 1 Nabire

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:33 WIB

Optimalkan Distribusi, Polres Nabire dan Instansi Terkait Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:37 WIB

Komandan Yonif TP 804/DBAY Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda di Nabire

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:46 WIB

Sinergi di Ujung Timur: Duet Menhan dan Wapang TNI Sambangi Markas Yonif 808/Mbaham Matta

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:28 WIB

​Sambangi Yonif 804/DBAY, Pangdam Cenderawasih Pantau Lompatan Kemajuan Satuan

Berita Terbaru