Arus Deras dan Jarak Pandang Nol Kendala Utama Pencarian Bocah 5 Tahun di Perairan Samabusa

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpapuanews.com ||NABIRE – Upaya pencarian terhadap Yanti Bau Liku (5), balita yang menjadi korban jatuhnya truk ke laut di Dermaga Samabusa, menghadapi rintangan berat pada pencarian hari kedua, Minggu (28/12/2025). Tim SAR gabungan terpaksa memperluas radius penyisiran hingga satu kilometer akibat kondisi alam yang tidak menentu.

Setelah memulai operasi sejak pukul 08.00 WIT, tim gabungan dari Lanal Nabire dan Basarnas Nabire memutuskan untuk memperlebar jangkauan pencarian. Jika sebelumnya fokus hanya pada titik jatuhnya kendaraan, kini petugas menyisir area hingga radius 100 hingga 1.000 meter dari dermaga.

Keputusan ini diambil setelah tim mempertimbangkan pergerakan arus bawah laut yang dinamis, yang diduga kuat telah menyeret posisi korban menjauh dari lokasi awal kejadian.

Operasi penyelaman yang dimulai pukul 09.00 WIT menemui kendala teknis yang serius. Para penyelam melaporkan kondisi lingkungan bawah air yang sangat ekstrem:

​• Turbulensi Air: Arus deras di bawah struktur dermaga menciptakan pusaran yang membahayakan keselamatan penyelam.

Baca Juga:  Insiden Smart Air PK-SNS di Nabire: Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

• ​Jarak Pandang Terbatas: Sedimen pasir dan lumpur yang terangkat dari dasar laut membuat air menjadi sangat keruh (gelap), sehingga proses identifikasi objek menjadi sangat sulit.

​• Masalah Komunikasi: Kondisi air yang pekat mengganggu orientasi serta koordinasi antar penyelam di bawah permukaan.

​Setelah sempat beristirahat dan melakukan pengisian ulang tabung oksigen pada siang hari, tim kembali berjibaku hingga sore hari. Namun, karena faktor keamanan dan pencahayaan yang mulai minim, operasi dihentikan sementara menjelang petang.

​”Kami tetap berkomitmen melanjutkan pencarian secara bertahap. Fokus kami adalah menemukan korban sesegera mungkin dan memastikan proses evakuasi bangkai truk berjalan aman,” ujar perwakilan Tim SAR di lokasi.

Rencananya, pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari dengan mengevaluasi hasil penyisiran hari ini dan memetakan kembali titik-titik potensial berdasarkan arah arus laut.

(YM)

Editor : Yakop Mongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalpapuanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Smart Air PK-SNS di Nabire: Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat
Gegerkan Warga Samabusa, Seorang Tukang Ojek Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Lokpon
Tragedi Maut di Jalan Poros Nabire-Samabusa: Motor Tabrak Pohon, Dua Pemuda Tewas
Bantah Isu Pencemaran dan Banjir, PT Kristalin Eka Lestari dan Dewan Adat Makimi Angkat Bicara
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:18 WIB

Insiden Smart Air PK-SNS di Nabire: Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:33 WIB

Gegerkan Warga Samabusa, Seorang Tukang Ojek Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Lokpon

Senin, 29 Desember 2025 - 05:27 WIB

Tragedi Maut di Jalan Poros Nabire-Samabusa: Motor Tabrak Pohon, Dua Pemuda Tewas

Minggu, 28 Desember 2025 - 05:54 WIB

Arus Deras dan Jarak Pandang Nol Kendala Utama Pencarian Bocah 5 Tahun di Perairan Samabusa

Kamis, 18 Desember 2025 - 00:44 WIB

Bantah Isu Pencemaran dan Banjir, PT Kristalin Eka Lestari dan Dewan Adat Makimi Angkat Bicara

Berita Terbaru