Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Sebagai bentuk empati dan solidaritas yang mendalam, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire menyelenggarakan kegiatan doa bersama pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, serta personel Yonif 9 Marinir yang terdampak musibah tersebut.

Acara yang berlangsung khidmat di Mako Lanal Nabire, Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanal (Danlanal) Nabire, Letkol Laut (P) Guntur Prastyawan, M.Tr.Opsla. Seluruh personel Lanal Nabire hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan doa terbaik bagi para korban.
Dalam sambutannya, Letkol Laut (P) Guntur Prastyawan menegaskan bahwa aksi ini merupakan manifestasi nyata dari kepedulian prajurit TNI Angkatan Laut.
”Doa bersama ini bukan sekadar ungkapan belasungkawa, melainkan sarana untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat jiwa korsa. Kami ingin menumbuhkan semangat kemanusiaan yang tinggi dalam setiap langkah pengabdian kami,” ujar Danlanal Nabire.
Bencana tanah longsor yang terjadi di Bandung Barat telah meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan keluarga besar TNI. Melalui prosesi ini, keluarga besar Lanal Nabire memanjatkan harapan agar:
• Para korban jiwa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
• Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran.
• Personel Yonif 9 Marinir yang terdampak senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan dalam melanjutkan tugas negara.
Kegiatan ini menegaskan peran prajurit TNI Angkatan Laut yang tidak hanya berfokus pada pertahanan kedaulatan negara, tetapi juga responsif terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan. Solidaritas antar-satuan, seperti yang ditunjukkan kepada Yonif 9 Marinir, menjadi bukti kuatnya sinergi dan persaudaraan di tubuh TNI.
(YM)
Editor : Yakop Mongan













