Jurnalpapuanews.com || NABIRE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan warga Papua Tengah. Dalam sebuah operasi intensif, empat tersangka yang diduga kuat terlibat dalam sindikat curanmor berhasil diringkus.
Keberhasilan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Nabire pada Kamis (4/12/2025).
Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Habibi Solosa, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim yang dilakukan secara bertahap dan sistematis.
“Awalnya, kami berhasil menangkap tersangka berinisial I,” ungkap Iptu Habibi. “Dari sana, penyelidikan berkembang hingga kami mengamankan tersangka F, dan kemudian mengarah kepada tersangka PF.”
Yang menarik, penangkapan tidak berhenti di situ. Berdasarkan keterangan mendalam dari para tersangka sebelumnya, polisi berhasil melacak dan meringkus pelaku utama atau “pemetik” (pencuri langsung).
“Setelah pemeriksaan seluruh tersangka, akhirnya kami melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial I lainnya, yang berperan sebagai pemetik,” jelasnya.
Iptu Habibi Solosa menegaskan bahwa tersangka utama ditangkap langsung di rumahnya. Namun, ia merahasiakan detail alamat lengkap tempat persembunyian tersebut, dengan alasan akan dijelaskan lebih rinci dalam rilis resmi kepolisian.
Menariknya, penangkapan ini bukan terjadi saat pelaku sedang beraksi. Proses penangkapan dimulai dari informasi berharga yang diberikan oleh masyarakat yang merasa curiga terhadap aktivitas para tersangka.
“Kami mendapatkan informasi dari warga, kemudian kami melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pelaku kami amankan saat sedang bersembunyi di tempat persembunyiannya. Jadi bukan saat dia sedang melakukan aksi memetik motor,” tegas Iptu Habibi.
Pengungkapan ini menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Polres Nabire dalam menekan angka kriminalitas, khususnya curanmor.
Polres Nabire mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan terus aktif memberikan informasi apabila melihat tindakan mencurigakan di lingkungannya. Hal ini sangat penting guna membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.
(YM)













